Connect with us

Business

Dominasi Uang Elektronik: Transaksi Flazz BCA Tembus 964 Juta Jelang Libur Nataru 2025

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari bisnis.com, Menjelang penutupan tahun 2025, PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) kembali mencatatkan rekor impresif dalam ekosistem pembayaran digital nasional.

Bank swasta terbesar di Indonesia ini melaporkan bahwa volume transaksi uang elektronik andalan mereka, Flazz, telah menembus angka 964 juta transaksi sepanjang periode Januari hingga November 2025. Pencapaian ini menandai pertumbuhan year-on-year (tahunan) sebesar 11 persen, sebuah indikator kuat bahwa adopsi masyarakat terhadap metode pembayaran nirtunai (cashless) semakin tak terbendung.

Faktor Pendorong: Mobilitas dan Persiapan Nataru

Direktur BCA, Santoso, menjelaskan bahwa lonjakan transaksi ini tidak terlepas dari tingginya mobilitas masyarakat pasca-pemulihan ekonomi penuh, serta persiapan menjelang musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kartu Flazz kini telah menjadi salah satu instrumen vital bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan transportasi. Penggunaan di gerbang tol, area parkir, hingga transportasi publik massal seperti KRL, MRT, LRT, dan TransJakarta menjadi penyumbang terbesar volume transaksi tersebut.

Tren kenaikan ini diprediksi akan terus memuncak pada bulan Desember, seiring dengan arus mudik dan liburan akhir tahun. Masyarakat cenderung memastikan saldo uang elektronik mereka terisi penuh untuk menghindari kendala saat melintasi jalan tol atau saat berwisata, yang secara otomatis mengerek frekuensi transaksi dan nominal top-up.

Ekspansi Pengguna: 5,2 Juta Kartu Baru Terjual

Selain dari sisi frekuensi penggunaan, pertumbuhan juga terlihat dari sisi jumlah kartu yang beredar. Hingga November 2025, BCA mencatat penjualan kartu Flazz mencapai lebih dari 5,2 juta keping.

Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap fisik kartu uang elektronik masih sangat tinggi, didorong oleh kebutuhan praktis sehari-hari serta strategi BCA yang kerap meluncurkan desain kartu edisi khusus yang menarik minat kolektor dan generasi muda.

Kemudahan Teknologi sebagai Kunci Loyalitas

Salah satu faktor kunci yang menjaga pertumbuhan Flazz adalah inovasi teknologi yang memudahkan pengguna. Santoso menekankan keunggulan fitur pada kartu Flazz (khususnya Generasi 2) yang telah dilengkapi teknologi chip canggih.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan isi ulang (top-up) dan pengecekan saldo secara instan hanya dengan menempelkan kartu ke bagian belakang smartphone yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication), melalui aplikasi BCA Mobile atau myBCA.

Kemudahan ini memangkas hambatan konvensional di mana pengguna harus mencari mesin ATM atau minimarket hanya untuk mengisi saldo. Inovasi ini dinilai sangat krusial dalam meningkatkan kenyamanan pengguna, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan jauh atau berada di situasi mendesak di gerbang tol.

Komitmen Menuju Cashless Society

Capaian hampir 1 miliar transaksi ini menegaskan posisi BCA sebagai salah satu pemimpin pasar dalam mendukung agenda pemerintah mewujudkan cashless society.

Dengan infrastruktur perbankan digital yang solid dan penerimaan merchant yang luas mulai dari minimarket hingga restoran cepat saji, Flazz BCA tidak lagi sekadar alat bayar tol, melainkan telah bertransformasi menjadi dompet saku digital yang esensial bagi gaya hidup masyarakat modern Indonesia di tahun 2025.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *