Tech
Dominasi Snapdragon dan Rekor Baru: Daftar HP Android Terkencang Desember 2025
Semarang (usmnews) – Dikutip dari tekno.kompas.com Memasuki awal tahun 2026, platform benchmark populer AnTuTu kembali merilis laporan rutin mengenai jajaran ponsel pintar Android dengan performa paling gahar di kelas flagship. Berdasarkan data yang dihimpun selama bulan Desember 2025, terlihat adanya persaingan sengit di kasta tertinggi industri seluler, di mana angka performa kini telah melampaui ambang batas 4 juta poin—sebuah pencapaian teknis yang luar biasa dibandingkan generasi sebelumnya.
Pemimpin Klasemen: Red Magic 11 Pro+ Tak Terbendung
Posisi puncak masih kokoh ditempati oleh Red Magic 11 Pro+. Ponsel yang dirancang khusus untuk kebutuhan gaming berat ini berhasil mencatatkan skor fantastis sebesar 4.118.828 poin. Keunggulan mutlak ini didorong oleh perpaduan antara chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan kapasitas RAM yang sangat besar, yakni 24 GB, serta penyimpanan internal 1 TB. Konsistensi Red Magic 11 Pro+ sangat mengesankan karena perangkat ini berhasil mempertahankan posisi pertama selama tiga bulan berturut-turut sejak Oktober 2025. Hal ini membuktikan bahwa sistem pendingin aktif yang dimiliki ponsel gaming mampu menjaga stabilitas performa puncak lebih baik daripada ponsel konvensional.
Persaingan Ketat di Lima Besar
Di bawah Red Magic, persaingan terjadi dengan selisih poin yang cukup tipis. iQoo 15 mengamankan posisi kedua dengan perolehan 4.078.562 poin, diikuti sangat rapat oleh OnePlus 15 di posisi ketiga dengan 4.073.184 poin. Selanjutnya, Realme GT8 Pro menempati urutan keempat dengan skor 4.066.017 poin. Menutup posisi lima besar, terdapat pendatang baru Honor WIN yang meraih 4.054.673 poin. Menariknya, keempat ponsel ini semuanya menggunakan konfigurasi RAM 16 GB dan memori internal 1 TB, menunjukkan bahwa optimasi perangkat lunak masing-masing vendor menjadi faktor pembeda meski menggunakan “otak” yang sama.
Peta Kekuatan Chipset: Qualcomm vs MediaTek
Analisis mendalam terhadap daftar ini menunjukkan dominasi mutlak Qualcomm. Dari 10 posisi yang tersedia, delapan di antaranya dikuasai oleh perangkat yang ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini tampaknya menjadi standar emas baru bagi produsen yang mengejar performa murni.
Meski demikian, MediaTek tetap menunjukkan taringnya melalui seri Dimensity 9500. Chipset ini menjadi tenaga utama bagi Vivo X300 Pro yang berada di posisi keenam (4.031.744 poin) dan Oppo Find X9 Pro di posisi ketujuh (4.023.008 poin). Walaupun belum mampu menembus tiga besar, pencapaian MediaTek yang mampu melampaui angka 4 juta poin menunjukkan bahwa kesenjangan performa antara Qualcomm dan MediaTek di kelas high-end kini semakin mengecil.
Posisi Papan Bawah yang Tetap Bertenaga
Sisa daftar diisi oleh jajaran seri Honor dan Nubia. Honor Magic8 Pro berada di peringkat kedelapan (3.948.065 poin), disusul oleh varian standarnya, Honor Magic8, di peringkat kesembilan (3.937.325 poin). Daftar ini akhirnya ditutup oleh Nubia Z80 Ultra yang menempati posisi kesepuluh dengan skor 3.856.452 poin. Perlu dicatat bahwa meski berada di posisi terakhir dalam daftar 10 besar, performa Nubia Z80 Ultra tetap jauh melampaui rata-rata ponsel Android di pasaran secara umum.
Kesimpulan Tren Performa 2025
Laporan AnTuTu edisi Desember 2025 ini memberikan gambaran jelas bahwa standar performa flagship telah bergeser. Penggunaan RAM di atas 16 GB dan sistem manajemen termal yang canggih kini menjadi syarat wajib untuk masuk ke dalam jajaran elit. Dengan dominasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang begitu kuat, tantangan bagi para produsen di tahun 2026 adalah bagaimana mereka bisa memberikan nilai tambah selain hanya sekadar angka benchmark, mengingat performa perangkat saat ini sudah lebih dari cukup untuk menangani semua aplikasi dan game seluler paling berat sekalipun.