Nasional

Dokter RS Pirngadi Medan Emosi Kehabisan Obat, Pasien Sampai Meninggal

Published

on

Medan, (usmnews) Seorang dokter di RSUD dr Pirngadi Medan tak kuasa menahan emosi setelah seorang pasien yang dirawatnya meninggal dunia karena ketiadaan obat di rumah sakit tersebut. Amarah dokter ini kemudian viral di media sosial.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Ada pasien saya meninggal. Tahu kenapa? Karena ketiadaan obat,” ujar dr. Deni Soeroso, seorang dokter spesialis paru di rumah sakit itu, dalam video yang beredar di sosial media Senin (2/9).

Dr. Deni menambahkan bahwa ini bukan kali pertama pasien meninggal karena kekurangan obat di rumah sakit milik Pemkot Medan tersebut. Ia menyatakan bahwa situasi ini memalukan dan menunjukkan betapa seriusnya kekurangan obat di RSUD dr Pirngadi, termasuk obat kemoterapi. Bahkan, para dokter sering kali harus membeli obat sendiri untuk merawat pasien.

Dr. Deni juga meminta perhatian dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang saat ini mencalonkan diri sebagai gubernur. “Tolonglah pak Bobby, urus rumah sakit ini. Pasien-pasien terus menghubungi saya karena obat kemoterapi habis,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kabid Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi, Gibson Girsang, SKep, menyatakan bahwa obat-obatan yang dibutuhkan sudah dipesan, namun distribusinya memerlukan waktu. Meski begitu, pihak rumah sakit belum memberikan rincian terkait pemesanan dan estimasi kedatangan obat tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version