Entertainment
Debut Gemilang di Panggung IMAA 2025: Keisha Alvaro Raih Penghargaan Lewat Tantangan Peran di Film ‘Komang’
Jakarta (usmnews) – Dirangkum dari SindoNews, Malam puncak ajang penghargaan bergengsi Indonesia Movie Actor Awards (IMAA) 2025 yang diselenggarakan oleh RCTI menjadi momen bersejarah bagi perjalanan karier aktor muda, Keisha Alvaro.
Dalam perhelatan yang merayakan talenta terbaik di industri perfilman Tanah Air tersebut, putra dari Pasha Ungu ini berhasil mengukir prestasi gemilang dengan memenangkan trofi untuk kategori “Pemeran Pasangan Terfavorit”. Penghargaan ini ia raih bersama lawan mainnya, Aurora Ribero, berkat chemistry apik yang mereka bangun dalam film berjudul Komang.
Bagi Keisha, kemenangan ini bukan sekadar tambahan koleksi piala, melainkan sebuah pencapaian yang memiliki nilai sentimental tinggi. Pasalnya, kehadiran Keisha di panggung IMAA tahun ini merupakan debut perdananya sebagai seorang aktor yang masuk dalam nominasi.
Fakta bahwa ia langsung membawa pulang piala dalam keikutsertaan pertamanya tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Saat ditemui di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (26/11/2025), Keisha tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan bahwa meskipun ini baru film keempat dalam filmografinya, apresiasi yang diterima dari publik dan juri menjadi bukti nyata bahwa kemampuan aktingnya mulai diperhitungkan secara serius.
Di balik kilau piala yang diraihnya, terdapat kerja keras dan tantangan besar yang harus ditaklukkan oleh Keisha. Dalam film Komang, ia dipercaya untuk memerankan sosok Raim Laode, seorang figur publik yang nyata dan memiliki talenta multidimensi.
Memerankan tokoh biopik—terlebih tokoh yang masih hidup dan aktif berkarya—memberikan beban tanggung jawab yang jauh lebih berat dibandingkan memerankan karakter fiksi. Keisha mengakui bahwa proses pendalaman karakter ini sangat menguras energi dan pikiran. Ia harus melakukan riset yang mendalam dan observasi detail untuk memastikan aktingnya tidak hanya sekadar meniru, tetapi benar-benar menghidupkan jiwa dari sosok Raim Laode di layar lebar.
Tantangan terbesar muncul dari kompleksitas sosok Raim itu sendiri. Sebagai seorang seniman yang dikenal luas sebagai komedian, penyanyi, sekaligus penulis lagu, Raim memiliki gestur, gaya bicara, dan kebiasaan spesifik yang sangat berbeda dengan kepribadian asli Keisha.
Keisha harus berusaha keras untuk meleburkan ego dirinya dan menyerap kebiasaan-kebiasaan karakter tersebut agar terlihat natural. Upaya keras inilah yang akhirnya terbayar lunas dengan pengakuan dari IMAA 2025.
Kendati demikian, Keisha menegaskan bahwa penghargaan ini tidak akan membuatnya cepat berpuas diri. Sebaliknya, trofi IMAA pertamanya ini justru menjadi bahan bakar motivasi untuk terus belajar dan mengeksplorasi seni peran.
Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas aktingnya di proyek-proyek mendatang, dengan harapan dapat menciptakan chemistry yang lebih kuat lagi dengan rekan mainnya dan memberikan karya terbaik bagi penikmat film Indonesia.