Entertainment

Debut Film Supergirl Gagal Menguasai Puncak Box Office

Published

on

Semarang (usmnews) – Tokoh pahlawan Supergirl harus bersusah payah untuk memuncaki tangga bioskop Amerika Utara saat ini. Penonton bioskop kurang menyambut hangat debut film Supergirl pada pekan perdana penayangannya di pasar domestik. Sinema adaptasi komik tersebut hanya mengantongi pendapatan sebesar US38 juta dari 3.600 lokasi bioskop. Selain itu, mereka mengumpulkan dana senilai US68 juta dari penayangan secara global seluruh dunia.

‎​Angka pendapatan tersebut berada sangat jauh di bawah target awal dari pihak manajemen studio. Sebelumnya, pihak manajemen membidik angka kisaran US50 juta hingga US55 juta pada akhir pekan. Namun, realitas lapangan menunjukkan bahwa debut film Supergirl menghadapi tantangan yang sangat besar dari penonton. Media Variety mengabarkan bahwa persaingan ketat musim panas memicu kekhawatiran besar bagi pihak studio. Ulasan penonton yang saling bertolak belakang memiliki potensi besar mengikis daya tahan sinema ini. Padahal, sutradara Craig Gillespie menghabiskan biaya produksi fantastis yang menyentuh angka US$170 juta untuk film ini.

‎​Dominasi Toy Story 5 Menghambat Pendapatan Perdana Sinema Supergirl

‎​Sementara itu, kegagalan ini membuat pahlawan wanita tersebut tidak mampu menggeser dominasi kuat Toy Story 5. Animasi legendaris milik Disney dan Pixar tersebut masih perkasa memimpin puncak tangga film paling laris. Pada pekan kedua penayangannya, petualangan para mainan itu sukses meraup keuntungan sebesar US70 juta. Penurunan pendapatan mingguan mereka hanya menyentuh angka standar yaitu sebesar 55 persen saja. Hebatnya, Toy Story 5 sukses mengumpulkan US297 juta secara domestik dalam waktu dua belas hari. Pihak internal studio berkata, “Uang senilai US$300 juta sudah cukup bagi Supergirl untuk balik modal.” Pernyataan ini memberi secercah harapan bagi kelangsungan proyek film pahlawan super tersebut ke depan.

‎​Performa Film Horor dan Komedi di Bawah Awal Penayangan Sepupu Superman

‎‎​Di sisi lain, film horor berjudul Obsession terus membuktikan taringnya pada pekan ketujuh penayangan. Hasil karya Focus Features tersebut meraup US9,8 juta dari ribuan lokasi bioskop Amerika Utara. Mereka mencatatkan keuntungan luar biasa karena akumulasi pendapatan global mencapai angka US370 juta. Selanjutnya, film komedi pendatang baru bernama Jackass: Best and Last menempati posisi empat besar. Sayangnya, sinema lucu ini hanya mampu mengantongi uang sebesar US8,4 juta dari bioskop domestik. Pasar internasional juga kurang bersahabat karena hanya menyumbang dana senilai US1,9 juta saja saat ini. Meskipun demikian, pihak studio tidak akan menghadapi kesulitan untuk segera meraup keuntungan komersial melimpah. Hal tersebut berlangsung karena biaya produksi seri kelima Jackass ini hanya menghabiskan US$10 juta.

‎​Disclosure Day Menutup Posisi Lima Besar Box Office

‎​Akhirnya, penampilan film Disclosure Day mengunci posisi lima besar tangga film paling populer minggu ini. Sinema tersebut mengantongi pendapatan sebesar US8,1 juta setelah mengalami kemerosotan tajam pekan ini. Saat ini, film berbiaya mahal tersebut baru mengumpulkan total US193 juta secara global. Oleh karena itu, proyek besar ini masih membutuhkan pasokan dana besar dari para penonton. Mereka harus mengejar angka US$300 juta lagi demi mencetak keuntungan komersial yang nyata. Para produser tentu berharap penonton internasional akan mendongkrak sisa pendapatan film pada masa mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version