Business
Saham Dilepas Asing: 10 Daftar Termasuk BBCA
Semarang (usmnews) – Fenomena saham dilepas asing secara masif mewarnai perdagangan pasar modal Indonesia kemarin, Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan sempat mengalami trading halt akibat penurunan tajam. Akibatnya, investor asing beramai-ramai menarik dananya dari bursa domestik.
Data perdagangan mencatat bahwa investor asing melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) dengan nilai fantastis, yakni mencapai Rp 6,17 triliun di seluruh pasar. Tekanan jual ini berfokus pada saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang biasanya menjadi penopang indeks. Oleh karena itu, pergerakan IHSG menjadi sangat berat dan berakhir di zona merah dalam.
[Baca Juga: Sentimen MSCI: Investor Dorong Pasar Modal Lebih Sehat]
BBCA Memimpin Daftar Saham Dilepas Asing
Sektor perbankan menjadi sasaran utama aksi ambil untung oleh investor global. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menduduki peringkat pertama sebagai saham yang paling banyak dilego asing. Emiten milik grup Djarum ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 4,15 triliun.
Selain itu, besarnya tekanan jual ini membuat harga saham BBCA tertekan hingga ke level terendah sejak Juli 2022. Investor tampaknya merespons sentimen negatif global dan domestik dengan melepas aset-aset likuid mereka, terutama di sektor finansial.
Tidak hanya BBCA, dua bank raksasa lainnya juga masuk dalam radar jual asing. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masing-masing mencatatkan net sell di atas Rp 1 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa sektor perbankan sedang tidak menjadi pilihan favorit investor asing untuk sementara waktu.
Rincian 10 Saham dengan Net Sell Terbesar
Selanjutnya, tekanan jual tidak hanya terjadi di sektor perbankan. Sektor telekomunikasi dan pertambangan juga turut merasakan dampaknya. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga masuk dalam daftar teratas saham yang dilepas asing.
Mengutip data pasar, berikut adalah daftar lengkap 10 saham dengan nilai jual bersih (net sell) asing terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 4,15 triliun.
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 1,28 triliun.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 1,14 triliun.
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 564,5 miliar.
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 314,3 miliar.
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 108,5 miliar.
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 94,4 miliar.
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 93,6 miliar.
- PT Timah Tbk (TINS): Rp 69,3 miliar.
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 60,4 miliar.
Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan
Aksi jual masif ini tidak lepas dari sentimen negatif terkait keputusan MSCI yang membekukan perubahan indeks saham Indonesia. Sehingga, banyak investor mengambil langkah antisipasi dengan mengamankan aset tunai (cash) terlebih dahulu.
Sementara itu, analis menyarankan investor lokal untuk tetap tenang namun waspada. Penurunan tajam pada saham-saham blue chip seperti BBCA dan BMRI bisa menjadi peluang beli (buy on weakness) jika harga sudah menyentuh level support kuat. Namun, investor harus tetap memperhatikan volatilitas pasar yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.