Nasional
BRI Institute perkuat UMKM perempuan lewat digitalisasi

JAKARTA (usmnews) – BRI Research Institute (BRIRINS) memperkuat kapasitas UMKM perempuan dan pemuda melalui digitalisasi, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diwujudkan lewat platform Perempuan Cerdas Digital yang diluncurkan bersama Kedutaan Besar Inggris Jakarta melalui Digital Access Programme (DAP).
Project Leader BRIRINS, Nilam Nirmala, menegaskan platform itu memperluas inklusi digital wirausaha muda dan perempuan di seluruh Indonesia melalui learning management system. Ia menegaskan, kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan komunitas penting agar program menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.
Koordinator Pojok Digital Desa Loyok, Lombok, Linsi, mengaku program ini mengubah cara berjualannya. Ia kini mencatat keuangan, menerima pembayaran non-tunai, dan menjual produk secara daring. “Program ini memberi banyak perempuan UMKM kepercayaan diri lebih besar untuk mengelola usaha secara digital,” ujarnya.
Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, menegaskan platform itu menyediakan materi tentang pencatatan keuangan digital, transaksi non-tunai, e-commerce, dan pendampingan. memastikan empat Pojok Digital sudah beroperasi di Lombok sebagai ruang belajar sekaligus praktik bisnis.
Program fase kedua sejak Februari 2025 melibatkan 250 UMKM perempuan dan pemuda di Lombok, setelah sebelumnya sukses di Jawa Barat dan Lampung. Selain pelatihan, program ini juga menekankan perlindungan dari eksploitasi dan pelecehan, agar pemberdayaan berjalan aman dan berkelanjutan.







