Connect with us

Education

Batik Keris x Shopee: Inovasi Budaya Lokal di Era Digital

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari industri.kontan.co.id industri fashion terus mengalami perubahan tren yang dinamis, namun Batik Keris membuktikan ketangguhannya sebagai jenama legendaris asal Solo. Hampir satu abad berkarya, Batik Keris sukses mempertahankan relevansi tanpa meninggalkan akar tradisi. Kunci keberhasilan ini terletak pada harmonisasi nilai budaya (heritage) dengan kemajuan teknologi (tech) melalui kolaborasi strategis bersama Shopee.

Direktur Batik Keris, Andy Rusli, menegaskan bahwa batik harus terus hidup dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Oleh karena itu, Batik tidak hanya bertahan, tetapi juga proaktif membaca perubahan perilaku konsumen. Mereka menyeimbangkan inovasi modern dengan autentisitas sejarah yang telah dibangun sejak tahun 1947 oleh pendirinya, Kasom Tjokrosaputro.

Strategi Modern Classic dan Kualitas Premium Batik Keris

Batik Keris memilih pasar generasi muda dengan meluncurkan koleksi Modern Classic. Mereka menciptakan desain yang relevan bagi semua kalangan, mulai dari pelajar hingga profesional. Walaupun terus memperbarui gaya, Batik Keris tetap mempertahankan standar kualitas premium.

Perusahaan mengendalikan penuh seluruh rantai produksi, mereka memilih langsung bahan katun, rayon, hingga sutra, serta memantau ketat proses pembatikan. Integritas inilah yang mengikat kesetiaan pelanggan selama puluhan tahun. Bahkan, konsumen mewariskan busana Batik kepada anak-anaknya karena kain dan warnanya menunjukkan ketahanan yang prima.

Pertumbuhan Pesat di Pasar Digital

Batik Keris memperluas jangkauan pasar mereka melalui ekosistem digital Shopee. Mereka menjamin keaslian produk bagi pembeli online lewat toko resmi Shopee Mall sejak 2021. Strategi ini berhasil menaikkan penjualan hingga 50 persen sepanjang tahun 2025.

Tim digital juga rutin mengadakan sesi Shopee Live dari pagi hingga malam setiap harinya. Mereka menggunakan fitur ini untuk mengedukasi penonton tentang filosofi batik, bukan hanya sekadar berjualan.

Selain itu, Batik ini merangkul komunitas melalui unit Keris Griya. Perusahaan membina UMKM dan seniman lokal agar bisa memasarkan karya kerajinan tangan mereka. Kolaborasi ini membuka peluang besar untuk melestarikan identitas bangsa lewat teknologi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *