Connect with us

International

Baru Diresmikan Awal Tahun, Jembatan Hongqi China Ambruk Sebagian di Sichuan

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Sebuah insiden infrastruktur yang mengejutkan telah terjadi di Tiongkok, di mana Jembatan Hongqi yang berlokasi di Provinsi Sichuan mengalami keruntuhan sebagian. Peristiwa dramatis ini terjadi pada hari Selasa, 11 November, meskipun jembatan megah tersebut baru saja diresmikan dan mulai beroperasi pada awal tahun 2025. Kehancuran ini segera memicu perhatian global dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kualitas konstruksi dan kemajuan teknik sipil di negara tersebut, terutama mengingat status jembatan sebagai simbol ambisi infrastruktur nasional.

Detik-detik ambruknya jembatan sepanjang 758 meter itu terekam dalam sejumlah video yang dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan dengan jelas bagaimana struktur jembatan, sebelum benar-benar hancur, sempat melengkung secara signifikan. Sesaat kemudian, seluruh badan jembatan runtuh ke sungai yang berada di bawahnya, meninggalkan tumpukan reruntuhan beton yang masif dan kepulan debu tebal yang membumbung tinggi ke udara. Insiden tragis tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat, di area yang berdekatan dengan ruas jalan nasional G317.

Pihak berwenang ternyata telah mendeteksi adanya masalah struktural sebelum keruntuhan total terjadi. Menurut laporan dari koran pemerintah Global Times, keretakan telah ditemukan di permukaan jalan serta lereng jembatan pada Senin sore, sehari sebelum jembatan itu ambruk. Tanda-tanda deformasi pada lereng sisi kanan jembatan memaksa badan transportasi dan keamanan publik setempat untuk segera bertindak. Sebagai langkah antisipatif, mereka dengan cepat memberlakukan pembatasan lalu lintas sementara dan menutup total akses jembatan bagi semua jenis kendaraan serta pejalan kaki. Keputusan cepat ini, yang diambil beberapa jam sebelum peristiwa nahas itu, terbukti krusial dalam menyelamatkan nyawa, karena pejabat mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa, kendaraan, atau pejalan kaki di atas jembatan saat keruntuhan terjadi.

Jembatan Hongqi merupakan proyek vital yang terletak di wilayah pegunungan Maerkang, Provinsi Sichuan. Posisinya yang strategis menjadikannya bagian tak terpisahkan dari jalur nasional G317, sebuah rute penting yang berfungsi sebagai penghubung utama antara wilayah sentral Tiongkok dengan Dataran Tinggi Tibet. Jembatan ini dirancang dengan struktur balok kantilever dua jalur dan menjulang hingga sekitar 625 meter di atas dasar jurang, didukung oleh tiang-tiang penopang yang mencapai ketinggian 172 meter. Pembangunannya ditangani oleh perusahaan milik negara, Sichuan Road & Bridge Group, sebagai bagian dari program pemerintah yang lebih besar untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong perkembangan ekonomi di wilayah Tiongkok barat yang geografisnya menantang.

Meskipun jembatan ini awalnya dimaksudkan untuk memamerkan kecanggihan teknik Tiongkok, keruntuhan yang terjadi tak lama setelah peresmiannya justru memicu keraguan publik dan internasional. Saat ini, penyebab pasti dari insiden ini masih dalam penyelidikan mendalam. Meskipun demikian, penilaian awal yang dilakukan oleh media pemerintah mengindikasikan bahwa ketidakstabilan geologis di wilayah pegunungan tersebut kemungkinan besar memainkan peran utama dalam pemicu keruntuhan. Pihak berwenang setempat telah memulai penyelidikan resmi untuk mengungkap akar permasalahan struktural ini dan memastikan pertanggungjawaban atas proyek infrastruktur yang baru seumur jagung ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *