Lifestyle

Bahaya Tersembunyi, Mengapa Anda Tidak Boleh Sembarangan Mencampur Pepaya dengan Makanan Ini

Published

on

Semarang (usmnews) – Pepaya sering kali dijuluki sebagai “buah malaikat” karena kandungan nutrisinya yang melimpah, mulai dari vitamin A, C, hingga enzim papain yang sangat baik untuk pencernaan.

Namun, di balik manfaatnya yang luar biasa, pepaya memiliki karakteristik kimiawi dan termal tertentu yang bisa menjadi bumerang bagi kesehatan jika dikonsumsi bersamaan dengan jenis makanan tertentu.

Mengutip informasi dari laman CNBC Indonesia, mencampur pepaya dengan bahan makanan yang salah tidak hanya mengurangi nilai gizinya, tetapi juga dapat memicu reaksi beracun atau gangguan pencernaan yang serius.

​1. Kombinasi Mematikan: Pepaya dan Lemon

​Salah satu peringatan paling keras adalah mencampurkan pepaya dengan lemon atau jeruk nipis. Meski sering ditemukan dalam sajian rujak atau salad buah, kombinasi ini secara medis dianggap berisiko. Interaksi antara nutrisi dalam pepaya dan asam sitrat yang pekat pada lemon dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada kadar hemoglobin dalam darah. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memicu kondisi anemia dan gangguan aliran oksigen dalam tubuh, terutama pada anak-anak.

​2. Susu dan Produk Olahan Susu

​Mencampur pepaya ke dalam smoothie berbahan dasar susu mungkin terdengar menyegarkan, namun ini adalah kesalahan besar bagi perut Anda. Enzim papain yang terdapat dalam pepaya memiliki kemampuan untuk memecah protein. Ketika bertemu dengan protein susu, enzim ini dapat menyebabkan penggumpalan di dalam perut. Hasilnya, Anda mungkin akan mengalami perut kembung, begah, sembelit, atau bahkan diare karena sistem pencernaan kesulitan memproses campuran tersebut.

​3. Kontradiksi Suhu dengan Mentimun

​Dalam prinsip pengobatan tradisional dan kesehatan holistik, pepaya dianggap sebagai buah yang memiliki sifat panas bagi tubuh. Sebaliknya, mentimun bersifat mendinginkan dan mengandung kadar air yang sangat tinggi. Mengonsumsi keduanya secara bersamaan menciptakan “konflik termal” di dalam sistem metabolisme. Tabrakan antara sifat panas dan dingin ini dapat mengganggu kerja usus dan sering kali menyebabkan rasa tidak nyaman di area lambung.

​4. Jeruk dan Buah Asam Lainnya

​Sama halnya dengan lemon, buah-buahan sitrus seperti jeruk jika dimakan bersama pepaya dapat meningkatkan keasaman lambung secara drastis. Bagi mereka yang memiliki riwayat asam lambung atau GERD, kombinasi ini bisa memicu sensasi terbakar di dada (heartburn) dan mual yang hebat. Karakteristik asam dari jeruk tidak bersinergi baik dengan serat dan enzim aktif pada pepaya matang.

​5. Madu dalam Takaran Berlebih

​Madu memang sehat, namun menggabungkan madu dalam jumlah besar dengan pepaya dipercaya dapat memicu reaksi kimia yang kurang baik bagi pernapasan. Beberapa ahli gizi menyarankan untuk memberi jeda waktu jika ingin mengonsumsi kedua bahan ini guna menghindari risiko iritasi pada saluran pencernaan atau gangguan ringan pada sistem pernapasan.

Kesimpulan

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pepaya, cara terbaik adalah menikmatinya secara mandiri atau memberikan jeda waktu minimal 30 hingga 60 menit sebelum atau sesudah mengonsumsi jenis makanan di atas. Dengan memahami kecocokan bahan makanan, kita dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan sekaligus memastikan nutrisi terserap dengan sempurna tanpa efek samping yang merugikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version