Sports

Ambisi POBSI Cetak Juara Dunia: Asian Pool Championship 2025 Jadi Kawah Candradimuka Atlet Biliar Indonesia

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari iNews.id Jakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat olahraga biliar di kawasan Asia. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo, Indonesia resmi menjadi tuan rumah ajang bergengsi Asian Pool Championship 2025. Turnamen ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan dirancang sebagai panggung strategis dan “kawah candradimuka” untuk menggembleng mentalitas serta kualitas atlet biliar nasional agar siap bersaing di level dunia.

​Perhelatan akbar ini diselenggarakan di Pusat Pelatihan Nasional (Puslatnas) POBSI, iNews Tower, Jakarta. Rangkaian pertandingan berlangsung sengit selama satu pekan penuh, mulai dari tanggal 24 hingga 31 Januari 2026, yang mencakup babak kualifikasi hingga putaran final. Skala kompetisi kali ini terbilang masif dengan melibatkan ratusan atlet tangguh yang datang dari 20 negara di Asia. Kehadiran para pebiliar lintas negara ini secara otomatis mengerek standar kompetisi, memaksa atlet tuan rumah untuk mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam menghadapi variasi gaya permainan internasional.

​Dalam visi jangka panjangnya, Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa target POBSI tidak berhenti pada dominasi di tingkat Asia saja. Ia menginginkan adanya lompatan prestasi yang signifikan. Melalui turnamen ini, diharapkan lahir juara-juara baru yang tangguh dan mampu menembus panggung kejuaraan dunia (World Championship). “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini memotivasi para pemain profesional dan atlet supaya terus berpartisipasi dan giat berlatih,” ujar Hary saat meninjau pelaksanaan turnamen pada Rabu (28/1/2026). Ia menekankan pentingnya konsistensi latihan dan pengalaman bertanding untuk mengharumkan nama bangsa di kancah global.

​Guna mendukung regenerasi atlet yang berkelanjutan, Asian Pool Championship 2025 mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kategori Pria (Men), Wanita (Women), dan Junior. Pembagian kategori ini dinilai krusial untuk memastikan rantai pembinaan tidak terputus, memberikan ruang bagi talenta muda untuk bersinar bersamaan dengan atlet senior. Selain gengsi trofi, turnamen ini juga menawarkan total hadiah yang sangat menggiurkan, yakni sebesar USD 76.000 atau setara dengan Rp1,2 miliar, yang menjadi magnet kuat bagi para pebiliar top Asia untuk unjuk gigi.

​Validitas dan prestise turnamen ini semakin kuat dengan kehadiran tokoh-tokoh penting biliar internasional, termasuk Sekretaris Jenderal International Billiards and Snooker Federation, Michael Alkhoury. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh federasi internasional terhadap POBSI. Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah ini membuktikan bahwa Indonesia dipandang memiliki infrastruktur dan ekosistem yang mumpuni untuk menggelar event kelas dunia. Dengan segala fasilitas dan persaingan yang ada, Asian Pool Championship 2025 diharapkan menjadi batu loncatan nyata bagi kebangkitan prestasi biliar Indonesia di mata dunia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version