Connect with us

International

Aktivitas Pertahanan Udara Intensif di Langit Mar-a-Lago Selama Liburan Thanksgiving

Published

on

PALM BEACH (usmnews) – Dikutip dari Kompas.com Selama periode liburan Thanksgiving tahun 2025, langit di sekitar kediaman pribadi Presiden Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, menjadi pusat aktivitas pertahanan udara yang sangat ketat. Angkatan Udara Amerika Serikat, di bawah komando North American Aerospace Defense Command (NORAD), dipaksa untuk melakukan serangkaian pengerahan jet tempur guna merespons pelanggaran wilayah udara oleh pesawat sipil.Insiden-insiden ini terjadi sebagai respons otomatis terhadap pelanggaran Temporary Flight Restriction (TFR) atau pembatasan penerbangan sementara, yang secara protokol langsung diberlakukan setiap kali Presiden Trump berada di kompleks resor pribadinya tersebut. Eskalasi Insiden dan Penggunaan Flare, Laporan dari NORAD mencatat adanya lonjakan aktivitas yang signifikan antara tanggal 25 hingga 30 November 2025. Dalam rentang waktu lima hari tersebut, tercatat sembilan kali pelanggaran wilayah udara, di mana tujuh di antaranya dinilai cukup serius sehingga menuntut intervensi langsung dari lembaga pertahanan udara.Salah satu insiden paling menonjol terjadi pada Sabtu sore, 29 November 2025, sekitar pukul 16.20 waktu setempat.

Sebuah pesawat sipil terdeteksi menerobos masuk ke dalam zona larangan terbang di Palm Beach. Sebagai respons cepat, NORAD mengerahkan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi.Situasi tersebut mengharuskan pilot militer untuk melakukan prosedur komunikasi visual guna menarik perhatian pilot pesawat sipil yang melanggar. Pilot F-16 melepaskan suar (flare) sebagai peringatan keras. Terkait tindakan ini, NORAD memberikan jaminan keamanan kepada publik dengan menyatakan:”Suar tersebut, yang mungkin terlihat oleh publik, digunakan dengan standar keselamatan tertinggi. Benda tersebut dirancang untuk terbakar dengan cepat dan tuntas di udara, sehingga tidak menimbulkan bahaya bagi orang-orang maupun properti di darat.”Setelah peringatan visual tersebut, pesawat sipil itu akhirnya berhasil dikawal keluar dari zona terlarang sesuai dengan prosedur operasi standar. Struktur Zonasi Pembatasan Penerbangan (TFR)Untuk memahami mengapa pelanggaran ini sering terjadi, penting untuk melihat struktur aturan yang diterapkan oleh Federal Aviation Administration (FAA).

TFR yang diberlakukan di sekitar Mar-a-Lago saat Presiden berkunjung terdiri dari sistem pertahanan berlapis: Cincin Radius 10 Mil Laut: Merupakan zona inti di mana hampir seluruh aktivitas penerbangan dilarang keras tanpa pengecualian khusus. Cincin Radius 30 Mil Laut: Merupakan zona sekunder di mana beberapa pergerakan pesawat masih diperbolehkan, namun dengan pembatasan dan pengawasan yang sangat ketat. Zona Permanen (1 Tahun): Sejak 20 Oktober 2025, FAA juga telah menetapkan zona larangan terbang tambahan dengan radius 1 mil laut tepat di atas properti Mar-a-Lago yang berlaku selama satu tahun penuh. Pola Pelanggaran dan Peringatan Keras bagi Pilot, data menunjukkan bahwa pelanggaran wilayah udara di sekitar properti Presiden bukanlah kejadian langka. Sejak pelantikan presiden pada Januari 2025, NORAD telah mencatat lebih dari 40 pelanggaran TFR di kawasan West Palm Beach, termasuk di area sekitar lapangan golf milik Trump. NORAD mengkategorikan objek-objek udara yang mereka awasi sebagai “track of interest”—sebuah terminologi untuk objek yang dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.

Mengantisipasi risiko yang terus berulang, NORAD mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh komunitas penerbangan umum. Pilot diwajibkan untuk selalu memeriksa Notices to Airmen (NOTAM) secara teliti sebelum lepas landas, mengingat status wilayah udara dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pergerakan Presiden. Pihak militer menegaskan bahwa jet tempur akan selalu merespons setiap pelanggaran dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menegakkan aturan—sebuah skenario berbahaya yang sangat dianjurkan untuk dihindari oleh semua pilot sipil.Fenomena ini juga mengingatkan pada insiden serupa di masa jabatan pertama Trump pada tahun 2017. Kala itu, dua jet tempur F-15 dikerahkan dengan kecepatan supersonik untuk mengejar pesawat yang tidak merespons komunikasi, memicu ledakan sonik (sonic boom) yang sempat mengejutkan warga di sekitar wilayah tersebut.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *