Lifestyle
Wisata Susur Subak Bali di Lazy River Badung Tawarkan Rekreasi Air yang Asri dan Aman

Semarang (usmnews) – Wisatawan dapat menikmati keindahan alam Desa Penarungan melalui aktivitas wisata susur subak Bali. Oleh karena itu, banyak keluarga memilih destinasi unik ini untuk mengisi waktu libur sekolah anak-anak. Kemudian, para pengunjung memakai kelengkapan keselamatan seperti helm kuning dan pelampung biru sebelum berangkat. Selanjutnya, mobil pikap mengangkut seluruh peserta menuju titik awal aliran irigasi persawahan tersebut. Salah satu pengunjung, Suparno, sengaja mengajak keluarganya datang langsung dari kota Denpasar.
Pria asal Magetan tersebut mengaku sangat menyukai pemandangan alam sepanjang jalur air sepanjang 1,5 kilometer. “Subaknya enggak dalam dan arusnya enggak deras,” tutur pria berusia lima puluh tahun tersebut. Selain itu, rimbunnya pepohonan kelapa dan bambu hijau menyejukkan mata para petualang sepanjang hari. Meskipun demikian, istri Suparno memilih menunggu di warung makan tepi sungai tanpa ikut mendayung. Oleh sebab itu, ia hanya melepas anak dan suaminya naik perahu karet berdua.

Menikmati Keasrian Lingkungan Wisata Susur Subak Bali
Sementara itu, pengelola menyediakan perahu karet kuning khusus untuk melintasi jalur air yang tenang. Maka dari itu, pelancong tidak perlu mendayung terlalu keras karena arus air mendorong perahu. Sebab, pengelola mengonsep tempat rekreasi ini sebagai lokasi wisata susur subak Bali yang santai. Namun, wisatawan sesekali harus menggunakan dayung kayu demi menghindari benturan dinding tebing tanah. Selanjutnya, beberapa percikan air terjun mini dari balik tebing membasahi pakaian para pengunjung.
Fasilitas Lengkap Rekreasi Air Irigasi Sawah Badung
Berikutnya, para pelancong akan mencapai garis finis setelah menyusuri saluran selama tiga puluh menit. Kemudian, anak-anak langsung menceburkan diri ke dalam air jernih setinggi satu meter saja. Oleh karena itu, area finis ini sangat aman bagi semua anggota keluarga yang bermain. Selain itu, pihak manajemen juga menyiagakan petugas pengawas khusus pada titik jeram tunggal. Hal tersebut bertujuan menjaga keselamatan wisatawan sehingga perahu karet tetap stabil saat melaju.
Selanjutnya, pengunjung bisa membilas badan dan berganti pakaian bersih di dalam kamar ganti. Sebab, pengelola menyediakan lima buah kamar ganti pakaian dan dua unit toilet bersih. Sementara itu, sebuah warung makan sederhana menjual aneka camilan hangat dengan harga murah meriah. Sebagai contoh, pembeli dapat menikmati mi rebus hangat seharga sembilan ribu rupiah per porsi. Oleh sebab itu, kehangatan kopi seharga lima ribu rupiah sanggup mengusir rasa dingin pascaberenang.

Sejarah Perkembangan Wahana Sungai Penarungan
Kemudian, seorang pegawai, Yoga Pratama, menjelaskan bahwa objek wisata ini buka sejak 2018. Namun, mereka membangun fasilitas pendukung secara bertahap demi kenyamanan maksimal seluruh pengunjung lokal. Awalnya, masyarakat sekitar hanya menggunakan ban mobil bekas untuk aktivitas susur sungai tersebut. Meskipun demikian, manajemen sekarang mengganti ban tersebut memakai perahu karet berkapasitas empat anak. Oleh karena itu, kualitas pelayanan wahana air ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Akhirnya, pengelola menawarkan harga tiket masuk tempat rekreasi yang sangat ramah bagi dompet wisatawan. Sebab, pengunjung hanya membayar tiga puluh lima ribu rupiah untuk paket sewa lengkap.







