Connect with us

Entertainment

Pilihan Sinema Libur Lebaran 2026: Dari Teror Horor hingga Petualangan di Planet Merah

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNNIndonesia.com Momen libur Lebaran 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga di rumah, tetapi juga menjadi waktu emas bagi industri perfilman tanah air untuk menyuguhkan karya terbaik mereka. Berdasarkan ulasan dari CNN Indonesia, terdapat lima film pilihan yang sangat direkomendasikan untuk menemani waktu luang Anda di bioskop. Tahun ini, genre yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari penutup saga horor ikonik hingga terobosan baru di genre fiksi ilmiah yang jarang dieksplorasi sineas lokal.

1. Na Willa: Nostalgia Masa Kecil di Surabaya

Bagi Anda yang merindukan kisah hangat dan penuh kepolosan, Na Willa hadir sebagai pilihan utama. Film ini merupakan adaptasi dari novel populer karya Reda Gaudiamo dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Berlatar di Surabaya pada era 1960-an, penonton akan diajak melihat dunia melalui mata Willa (Luisa Adreena), seorang gadis kecil yang tumbuh dalam lingkungan multikultural. Fokus ceritanya adalah pada keingintahuan anak-anak dan keajaiban kecil dalam kehidupan sehari-hari, menjadikannya tontonan yang sangat cocok untuk seluruh anggota keluarga.

2. Danur: The Last Chapter – Akhir Perjalanan Risa

Setelah hampir satu dekade menghantui layar lebar, MD Pictures akhirnya membawa saga horor tersukses mereka ke titik akhir melalui Danur: The Last Chapter. Prilly Latuconsina kembali memerankan tokoh Risa Saraswati untuk terakhir kalinya. Kali ini, konflik berpusat pada adik Risa, Riri (Zee Asadel), yang mulai menunjukkan perilaku aneh menjelang hari pernikahannya akibat teror kekuatan gaib jahat. Film ini menjanjikan konklusi yang emosional sekaligus mencekam bagi para penggemar setia “Peter CS”.

3. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Ikon horor Indonesia, Suzzanna, kembali hadir melalui tangan dingin sutradara Azhar Kinoi Lubis. Dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Luna Maya kembali menunjukkan kepiawaiannya bertransformasi menjadi sang ratu horor. Berbeda dengan film sebelumnya, kali ini Suzzanna terjebak dalam dilema moral yang hebat. Di satu sisi ia ingin menuntaskan dendam melalui ilmu santet, namun di sisi lain ia jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria religius yang tidak mengetahui sisi gelapnya.

4. Tunggu Aku Sukses Nanti: Drama yang Sangat “Relate”

Sutradara Naya Anindita menghadirkan drama keluarga yang sangat relevan dengan situasi sosial saat ini. Tunggu Aku Sukses Nanti mengisahkan tentang Arga, seorang pemuda yang telah menganggur selama tiga tahun dan selalu merasa tertekan setiap kali momen Lebaran tiba karena menjadi bahan pembicaraan keluarga besar. Film ini mengeksplorasi makna kesuksesan yang sebenarnya di tengah tekanan ekonomi dan ekspektasi sosial, menjadikannya tontonan reflektif di hari raya.

5. Pelangi di Mars: Terobosan Sci-Fi Indonesia

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Pelangi di Mars karya sutradara Upie Guava. Ini adalah salah satu film fiksi ilmiah (sci-fi) pertama di Indonesia yang mengambil latar luar angkasa. Ceritanya mengikuti petualangan Pelangi (Messi Gusti), manusia pertama yang lahir di Mars, yang berjuang mencari mineral langka demi menyelamatkan Bumi yang sedang dilanda krisis air parah. Dengan visual futuristik dan penggunaan teknologi produksi terkini, film ini menjadi bukti kemajuan teknis perfilman nasional.

Kelima film ini dijadwalkan mulai menghiasi layar bioskop mulai 18 Maret 2026. Mengingat minat masyarakat yang tinggi, sangat disarankan untuk memesan tiket secara daring lebih awal agar tidak kehabisan kursi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *