Connect with us

Tech

Evolusi Visual AI: Google Hadirkan Nano Banana Pro Bertenaga Gemini 3 untuk Editing Gambar Ultra-Realistis

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com, langkah Google dalam mendominasi industri kecerdasan buatan kian agresif. Setelah sebelumnya memperkenalkan model bahasa canggih Gemini 3 Pro yang diklaim memiliki kecerdasan respons di atas rata-rata, raksasa teknologi ini kembali membuat gebrakan di sektor visual.

Google resmi menghadirkan Nano Banana Pro, sebuah inovasi terbaru yang ditenagai oleh mesin Gemini 3, yang dirancang khusus untuk menciptakan dan menyunting gambar dengan tingkat realisme yang belum pernah ada sebelumnya.

Asal-Usul Nama yang Unik dan Sejarah Pengembangan

Nama “Nano Banana” mungkin terdengar jenaka untuk sebuah teknologi mutakhir. Namun, nama ini sebenarnya dipertahankan oleh Google karena memiliki makna kultural di kalangan penggunanya. Istilah ini merujuk pada frasa “going bananas” yang menggambarkan antusiasme dan kehebohan pengguna saat bereksperimen dengan model editing dari Google DeepMind. Secara teknis, fondasi awal dari model ini adalah Gemini 2.5 Flash Image, sebuah fitur yang sempat dirilis pada akhir Agustus lalu. Kini, dengan embel-embel “Pro” dan tenaga baru dari Gemini 3, kemampuannya telah ditingkatkan secara signifikan.

Penalaran Dunia Nyata dan Akurasi Visual

Keunggulan utama Nano Banana Pro terletak pada klaim “penalaran yang ditingkatkan dan pengetahuan terhadap dunia nyata.” Dalam konteks visualisasi AI, ini adalah lompatan besar. Artinya, model ini tidak hanya sekadar menempelkan piksel, melainkan memahami konteks fisik dan logika dari objek yang digambarnya. Hal ini memungkinkan AI memvisualisasikan informasi dengan presisi yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Terobosan dalam Manipulasi Teks Multibahasa

Salah satu tantangan terbesar dalam image generation selama ini adalah menampilkan teks yang terbaca dan akurat. Nano Banana Pro menjawab tantangan ini dengan kemampuan menghasilkan teks yang tidak hanya jelas, tetapi juga mendukung berbagai bahasa berkat penalaran multibahasa Gemini 3 Pro.

​Sebagai contoh uji coba yang menakjubkan, model ini diberikan perintah (prompt) spesifik: “Terjemahkan semua teks bahasa Inggris pada ketiga kaleng kuning dan biru ke dalam bahasa Korea, tetapi biarkan visual lainnya tetap sama.”

​Hasilnya sangat impresif. Nano Banana Pro mampu mengidentifikasi area teks, menerjemahkannya, dan mengganti font ke aksara Korea tanpa merusak elemen visual lain. Warna kaleng, pencahayaan, dan bayangan tetap utuh tanpa adanya distorsi atau “inisiatif tambahan” dari AI yang seringkali mengubah komposisi gambar asli.

Penguasaan Estetika dan Desain

Tidak berhenti pada fungsi terjemahan, Gemini Nano Banana Pro juga dibekali pemahaman mendalam terhadap elemen artistik. Model ini mampu mengenali dan mereproduksi beragam variasi tekstur, jenis font yang kompleks, hingga gaya kaligrafi yang rumit. Kemampuan untuk memahami elemen teks yang kaya ini membuka peluang besar bagi para desainer dan pengguna umum untuk menciptakan visual yang tidak hanya realistis, tetapi juga interaktif dan bernilai seni tinggi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *