Blog
35 Relawan PMI Kota Semarang Mengikuti Orientasi Kepalangmerahan

SEMARANG- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar orientasi kepalangmerahan bagi calon anggota Tenaga Sukarela (TSR) di Aula PMI pada Minggu, 30 November 2025.
Sebanyak 35 peserta dari berbagai profesi seperti tenaga kesehatan, psikolog, guru, teknisi bahkan Ojek Online (Ojol) dan seniman juga turut dalam kegiatan tersebut.
Para peserta mendapatkan materi kepalangmerahan, Hukum Humaniter Internasional, code of conduct, dan manajemen relawan.
Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Kota Semarang Wiwid Rijanto, SH, MH dalamsambutan pembukaan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan relawan PMI Kota Semarang.
“Terima kasih sudah bergabung menjadi relawan TSR PMI Kota Semarang, saat ini untuk menjadi relawan sungguh hal yang mulia karena di zaman seperti ini masih ada orang-orang yang dengan tulus menjadi relawan PMI dan sipa membantu masyarkat,” ungkap Wiwid Rijanto.
“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang memiliki 7 prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Indonesia yang harus dihafal diimplementasikan oleh setiap relawan. 7 prinsip tersebut antara lain Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan,” tambahnya.
Kedepan para relawan bisa mengikuti proram spesialisasi sehingga ketika diterjunkan ke lokasi bencana disesuaikan dengan spesialisasinya.
Dalam kesempatan tersebut para peserta mendapatkan materi kepalangmerahan, Hukum Humaniter Internasional yang disampaikan oleh Koordinator Pelatih PMI Kota Semarang sera materi manajemen relawan disampaikan oleh Danang Baskoro.

