Tech

Waspada! Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 7 November 2025: Hujan Ringan Diprediksi Terjadi

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip Tribunjateng.com Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipublikasikan oleh Tribun Jateng dan sumber berita terkait, Kota Semarang, yang merupakan pusat pemerintahan dan perekonomian Jawa Tengah, diprediksi akan berada di bawah bayang-bayang awan dan diguyur hujan ringan sepanjang hari Jumat, tanggal 7 November 2025. Prediksi cuaca yang seragam ini mencakup hampir seluruh wilayah administratif di Ibu Kota Provinsi, dari kawasan pesisir hingga dataran tinggi. Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan bagi warga yang memiliki agenda kegiatan di luar ruangan, meskipun intensitas hujan yang diperkirakan masih dalam kategori ringan.

Secara makro, kondisi iklim di Kota Semarang pada tanggal tersebut akan menunjukkan karakteristik musim penghujan yang mulai intensif, namun dengan curah yang belum mencapai level sedang atau lebat. Hal ini tecermin dari parameter suhu udara dan tingkat kelembaban. Suhu udara di Semarang diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang relatif hangat dan stabil, dengan kisaran suhu harian terendah berkisar antara 22°C hinggat 25°C dan suhu tertinggi mencapai 29°C hingga 31°C. Fluktuasi suhu ini menempatkan suhu rata-rata kota pada 24°C hingga 30°C untuk mayoritas wilayah, mencerminkan suasana yang cenderung lembab dan cukup hangat.

Aspek kelembaban udara menjadi poin krusial yang patut diperhatikan. Bersamaan dengan adanya potensi hujan ringan, tingkat kelembaban udara diprediksi akan melonjak tinggi, dengan rata-rata kelembaban berkisar antara 65 persen hingga mencapai puncaknya di 97 persen di beberapa kecamatan. Kelembaban yang sangat tinggi ini, terutama di atas 90 persen, dapat menyebabkan udara terasa lebih gerah dan membuat lingkungan menjadi lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur atau kondisi yang kurang nyaman.

Rincian Spesifik per Wilayah Kecamatan. ​Data prakiraan cuaca dari BMKG juga memberikan detail spesifik untuk setiap kecamatan di Semarang, yang menunjukkan kesamaan pola cuaca, yaitu dominasi hujan ringan, namun dengan sedikit perbedaan dalam rentang suhu dan kelembaban.

  1. Semarang Bagian Tengah dan Utara: Kecamatan seperti Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Timur, dan Tugu, yang merupakan area padat dan pesisir, diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu harian antara 24°C hingga 30°C. Kelembaban di area ini berkisar antara 70 persen hingga 94 persen, menandakan potensi kelembaban tinggi yang dapat memperburuk kondisi genangan air di dataran rendah.
  2. Semarang Bagian Timur dan Selatan: Kecamatan seperti Pedurungan, Gayamsari, Genuk, dan Semarang Selatan juga diprediksi akan diguyur hujan ringan. Wilayah-wilayah ini menunjukkan rentang kelembaban udara yang paling ekstrem, di mana Pedurungan dan Genuk memiliki potensi kelembaban tertinggi yang dapat mencapai 97 persen dan 96 persen, sementara suhu puncaknya bisa mencapai 31°C di Pedurungan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra terhadap potensi banjir rob atau genangan air yang lebih lama surut.
  3. Semarang Bagian Atas (Dataran Tinggi): Area yang berada di ketinggian seperti Gunungpati, Banyumanik, dan Tembalang umumnya memiliki suhu minimum yang sedikit lebih rendah. Gunungpati diprediksi menjadi wilayah terdingin dengan suhu terendah 22°C dan tertinggi 29°C Meskipun lebih sejuk, wilayah ini juga tidak luput dari hujan ringan, dengan kelembaban udara yang juga sangat tinggi, mencapai 97 persen.

Sebagai penutup, seluruh warga Kota Semarang disarankan untuk selalu membawa perlengkapan pelindung hujan, seperti payung atau jas hujan, saat bepergian. Pengendara di jalan raya, terutama di kawasan yang padat dan rawan genangan, diimbau untuk berkendara dengan lebih hati-hati dan menjaga jarak aman, mengingat potensi jalan licin akibat hujan ringan yang terjadi secara merata di seluruh penjuru kota pada Jumat, 7 November 2025. Perkiraan ini berfungsi sebagai informasi penting untuk perencanaan dan penyesuaian kegiatan harian masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version