Connect with us

Lifestyle

Waspada! Konsumsi Berlebihan Kopi yang Tidak Disaring Berpotensi Memicu Kenaikan Kadar Kolesterol

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Meskipun bagi sebagian orang kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual harian—sebagai pendorong semangat di pagi hari atau teman bersantai di sore hari—tidak semua jenis kopi memberikan dampak yang sama terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kadar kolesterol. Sebuah penelitian menunjukkan adanya korelasi kuat antara cara kopi diseduh dengan risiko peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi kopi yang diseduh tanpa melalui proses penyaringan, atau yang sering disebut kopi rebus atau kopi tubruk, berpotensi membawa dampak buruk bagi mereka yang memiliki atau berisiko mengalami masalah kolesterol tinggi.

Inti dari masalah ini terletak pada dua senyawa alami yang terkandung dalam biji kopi, yaitu kahweol dan cafestol. Kedua zat ini adalah diterpen yang secara ilmiah terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL) atau yang sering dijuluki sebagai “kolesterol jahat”. Proses penyeduhan tanpa filter, seperti pada kopi tubruk, French press, atau kopi yang direbus secara tradisional, memungkinkan diterpen-diterpen ini untuk tetap berada dalam minuman yang kita konsumsi.

Ketika kopi diseduh dengan air panas dan ampasnya langsung diminum atau tidak disaring secara tuntas, kandungan kahweol dan cafestol dalam secangkir kopi akan sangat tinggi. Senyawa ini bekerja dengan cara memengaruhi jalur metabolisme lemak di hati, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan produksi kolesterol LDL. Peningkatan kadar kolesterol LDL yang berkelanjutan merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu, bagi individu yang memang sudah memiliki kadar kolesterol tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan masalah jantung, jenis penyeduhan ini harus diwaspadai dan sebaiknya dibatasi.

Perbedaan Signifikan pada Jenis Seduhan Kopi​Sebaliknya, jenis kopi yang diseduh menggunakan filter, seperti kopi saring (misalnya V60, pour-over), kopi yang dibuat dengan mesin drip, dan terutama espresso, memiliki kadar kahweol dan cafestol yang jauh lebih rendah. Kertas atau kain penyaring bertindak sebagai penghalang fisik yang efektif, menahan sebagian besar senyawa diterpen tersebut sehingga tidak ikut terbawa ke dalam cangkir.

Sebagai contoh perbandingan, kopi rebus atau French press dapat mengandung diterpen hingga 30 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan kopi yang disaring. Bahkan, kopi instan juga cenderung memiliki kadar diterpen yang rendah karena proses pengolahannya yang telah menghilangkan sebagian besar zat tersebut. Dengan demikian, orang-orang yang khawatir dengan dampak kopi terhadap kolesterol disarankan untuk beralih ke metode penyeduhan yang melibatkan filter.

Anjuran dan Saran Praktis​

  1. Prioritaskan Kopi yang Disaring: Jika Anda adalah penikmat kopi yang rutin dan ingin menjaga kesehatan kolesterol, alihkan kebiasaan Anda dari kopi tubruk ke kopi yang menggunakan filter kertas.​
  2. Batasi Porsi Kopi Rebus: Apabila Anda benar-benar tidak bisa meninggalkan kopi tubruk atau French press, konsumsilah dalam batas yang sangat wajar, idealnya tidak lebih dari satu cangkir per hari, dan konsultasikan dengan dokter Anda.​
  3. Perhatikan Asupan Lain: Dampak kopi terhadap kolesterol juga harus dilihat dalam konteks keseluruhan diet. Menambahkan krimer, gula, atau susu full-cream secara berlebihan akan semakin memperburuk potensi kenaikan kolesterol. Memilih pemanis alami dan susu rendah lemak adalah langkah bijak.​
  4. Pantau Kadar Kolesterol: Bagi pecandu kopi, melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala menjadi penting, terutama jika Anda sering mengonsumsi jenis kopi yang tidak disaring.

Kesimpulannya, kopi tetap bisa menjadi minuman yang menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara yang benar. Bagi Anda yang peduli terhadap kesehatan jantung, kunci utamanya adalah memilih metode penyeduhan yang menggunakan filter guna meminimalkan asupan diterpen penyebab kenaikan kolesterol. Waspada terhadap kopi tubruk atau French press dalam jumlah besar adalah langkah proaktif untuk menjaga kesehatan kardiovaskular Anda.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *