Connect with us

Lifestyle

Waspada Kesehatan: Hindari Mengonsumsi Mangga Bersamaan dengan Tiga Jenis Menu Ini.

Published

on

Semarang (usmnews) dikutup dari cnbcindonesia.com Mangga, buah tropis yang digemari banyak orang karena rasa manisnya yang khas, ternyata tidak bisa sembarangan dikombinasikan dengan makanan atau minuman lain. Meskipun lezat dan kaya nutrisi, mengonsumsi mangga bersamaan dengan jenis asupan tertentu justru dapat memicu efek negatif bagi kesehatan tubuh. Penting untuk memahami interaksi antara kandungan dalam mangga dengan zat-zat pada makanan lain agar manfaat buah ini bisa didapatkan secara optimal tanpa risiko efek samping.

Berdasarkan informasi kesehatan yang dilansir dari Beautynesia dan dikutip oleh CNBC Indonesia, terdapat tiga jenis menu yang sebaiknya dihindari saat Anda sedang menikmati buah mangga:

1. Es Krim Kombinasi mangga manis dengan es krim yang dingin dan creamy memang terdengar sangat menggugah selera, namun ini adalah “duet” yang berbahaya bagi kadar gula darah Anda. Alasannya sederhana namun serius: keduanya sama-sama merupakan bom gula. Es krim, baik varian vanila maupun cokelat, memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, berkisar antara 14 hingga 16,8 gram per setengah cup (66 gram). Di sisi lain, satu cup mangga segar (165 gram) saja sudah menyumbang sekitar 22,5 gram gula alami.

Mengonsumsi keduanya secara bersamaan akan membuat asupan gula Anda melonjak drastis, berpotensi melebihi batas anjuran konsumsi gula tambahan harian yang disarankan (sekitar 50 gram untuk diet 2.000 kalori). Kebiasaan mengonsumsi kombinasi tinggi gula seperti ini secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari kenaikan berat badan yang tidak terkontrol, obesitas, hingga penyakit diabetes tipe 2.

2. Minuman Bersoda Sama seperti es krim, minuman bersoda adalah musuh utama dalam hal kandungan gula. Sebotol soda berukuran 12 ons bisa mengandung gula yang sangat fantastis, yakni antara 29,4 hingga 42 gram, atau setara dengan 7 sampai 10 sendok teh gula. Jika Anda meminum soda sambil menyantap mangga yang juga manis, tubuh Anda akan “banjir” gula dalam waktu singkat.

Lonjakan gula darah yang tiba-tiba ini sangat membebani sistem metabolisme tubuh. Medical News Today mencatat bahwa konsumsi soda rutin berkaitan erat dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Selain itu, Harvard Health juga menekankan peran soda dalam memicu kenaikan berat badan. Oleh karena itu, menggabungkan soda dan mangga bukanlah pilihan bijak jika Anda ingin menjaga kestabilan gula darah dan kesehatan jangka panjang.

3. Kopi Bagi pecinta kopi yang juga gemar makan buah, perlu berhati-hati. Kopi mengandung kafein, zat stimulan yang ternyata memiliki efek samping mengganggu penyerapan nutrisi tertentu, khususnya kalsium. Kafein dapat menghambat mekanisme penyerapan kalsium dalam tubuh dan justru meningkatkan jumlah kalsium yang dibuang melalui ginjal. Selain itu, kafein juga bisa mengganggu fungsi vitamin D, yang notabene berperan penting dalam membantu usus menyerap kalsium.

Mangga sendiri mengandung sejumlah kalsium (sekitar 18,2 mg per cup). Jika Anda makan mangga sambil menyeruput kopi, kafein dalam kopi berpotensi memblokir penyerapan kalsium yang seharusnya Anda dapatkan dari mangga. Akibatnya, manfaat nutrisi dari buah tersebut menjadi tidak maksimal atau bahkan sia-sia.

Kesimpulannya, meskipun mangga adalah buah yang sehat, cara kita mengonsumsinya sangat menentukan dampak akhirnya bagi tubuh. Hindarilah mengombinasikannya dengan makanan tinggi gula seperti es krim dan soda untuk mencegah diabetes dan obesitas, serta hindari memakannya bersama kopi agar penyerapan nutrisinya tetap optimal. Bijaklah dalam memadukan menu harian Anda demi kesehatan yang lebih baik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *