Lifestyle

Waspada di Balik Tren Hijau, Memahami Manfaat dan Risiko Kesehatan Konsumsi Matcha Berlebih​

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Dalam beberapa tahun terakhir, matcha telah bertransformasi dari sekadar minuman tradisional Jepang menjadi fenomena kuliner global. Meskipun memiliki profil rasa yang cenderung lebih pahit dibandingkan teh hijau biasa, popularitas bubuk teh hijau halus ini justru semakin tak terbendung. Mulai dari minuman latte, es krim, hingga berbagai jenis kue, matcha kini menjadi primadona di dunia kuliner.​

Daya tarik utama matcha tidak hanya terletak pada warnanya yang estetik atau rasanya yang unik, tetapi juga pada kandungan nutrisinya yang padat. Matcha dikenal sebagai “gudang” antioksidan, vitamin, dan mineral. Salah satu kandungan unggulannya adalah L-theanine, asam amino unik yang mampu memberikan dorongan energi yang stabil sekaligus efek relaksasi, tanpa menyebabkan rasa gelisah seperti yang sering ditemukan pada kopi.

Namun, perlu dicatat bahwa untuk mendapatkan khasiat kesehatan yang optimal, matcha sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk murni tanpa tambahan pemanis atau susu yang berlebihan.

​Sisi Gelap Konsumsi Matcha Berlebihan

​Kendati menyehatkan, prinsip “segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik” juga berlaku untuk matcha. Bubuk hijau ini mengandung senyawa aktif yang kuat seperti katekin, tanin, dan kafein. Jika masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang tidak terkontrol, senyawa-senyawa ini justru dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Berikut adalah uraian mendalam mengenai risiko yang mengintai:​

1. Gangguan Penyerapan Nutrisi Vital

Salah satu dampak yang sering tidak disadari adalah kemampuan matcha dalam menghambat penyerapan mineral. Kandungan tanin yang tinggi dalam matcha dapat mengikat zat besi dan kalsium dari makanan yang kita konsumsi, sehingga tubuh gagal menyerapnya. Jika kebiasaan minum matcha berlebih ini diteruskan, seseorang berisiko mengalami defisiensi nutrisi yang berujung pada kelelahan kronis, penurunan sistem imun, hingga ancaman terhadap kepadatan tulang.​

2. Destabilisasi Sistem Saraf dan Jantung

Meskipun L-theanine memberikan efek tenang, matcha tetap mengandung kafein dalam jumlah signifikan (sekitar 70-76 mg per 2 gram). Bagi individu yang sensitif, asupan kafein yang tinggi dapat memicu overstimulasi pada sistem saraf pusat. Dampaknya bisa berupa peningkatan detak jantung (palpitasi), perasaan cemas yang berlebihan, hingga kegelisahan. Selain itu, kafein adalah stimulan yang ampuh menunda rasa kantuk, sehingga konsumsi matcha di sore atau malam hari sangat berpotensi merusak siklus tidur alami dan menyebabkan insomnia.

​3. Iritasi Saluran Pencernaan

Kombinasi tanin dan katekin dapat bersifat keras bagi lambung, terutama jika matcha dikonsumsi saat perut dalam keadaan kosong. Senyawa ini dapat meningkatkan keasaman lambung yang memicu rasa mual, kram perut, hingga gangguan buang air besar seperti diare atau sembelit. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menikmati matcha setelah makan guna meminimalisir iritasi.​

4. Risiko Hipertensi dan Kerusakan Hati

Efek jangka panjang dari konsumsi berlebih juga tidak bisa dianggap remeh. Stimulasi terus-menerus dari kafein dapat meningkatkan tekanan darah, yang jika dibiarkan, berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan stroke. Lebih serius lagi, kandungan Epigallocatechin Gallate (EGCG) yang sejatinya adalah antioksidan super bisa menjadi racun bagi hati jika dikonsumsi dalam dosis ekstrem (di atas 800 mg). Gejala kerusakan fungsi hati ini bisa dikenali dari nyeri perut kanan atas, perubahan warna urine menjadi gelap, serta kulit atau mata yang menguning.​

Kesimpulan: Kunci Ada pada Moderasi

Matcha adalah superfood dengan segudang manfaat, namun ia bukanlah minuman yang bebas risiko jika disalahgunakan. Untuk tetap mendapatkan manfaat kesehatannya tanpa mengorbankan tubuh, batasilah konsumsi harian Anda. Takaran aman yang disarankan adalah sekitar 10 gram bubuk matcha per hari, atau setara dengan 2 hingga 3 cangkir kecil. Dengan takaran yang pas, Anda bisa menikmati kenikmatan dan khasiat matcha dengan aman.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version