Education
Wamendagri Apresiasi Sekolah Rakyat Budi Luhur yang Berhasil Bentuk Karakter Disiplin Siswa

Banjarbaru (usmnews) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat membawa dampak nyata dalam membentuk karakter para peserta didiknya. Setelah meninjau langsung Sekolah Rakyat Menengah Pertama 20 Budi Luhur di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ia melihat perubahan sikap yang signifikan pada siswa-siswanya, yang mayoritas berasal dari tingkat menengah pertama dan menengah atas. Menurutnya, para peserta didik telah menunjukkan kedisiplinan yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Wiyagus menjelaskan bahwa kedisiplinan tersebut terlihat dari cara siswa memahami aturan, kemampuan mereka bangun pagi tepat waktu, serta kesungguhan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga menguatkan pendidikan karakter yang menjadi pondasi penting bagi generasi muda.
Selain pembentukan karakter, Program Sekolah Rakyat juga membekali siswa dengan pengetahuan berbasis digital. Langkah ini dilakukan agar mereka mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat. Wiyagus menilai fasilitas yang tersedia sudah sangat memadai, mulai dari ruang belajar, asrama, layanan kesehatan, hingga pemenuhan makanan bergizi bagi para peserta. Dengan dukungan seperti ini, ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang siap meraih cita-cita mereka.
Lebih jauh, Wamendagri menyampaikan optimisme bahwa Sekolah Rakyat dapat berperan sebagai sarana strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Program ini khusus menyasar anak-anak yang selama ini mengalami hambatan untuk mengakses pendidikan layak. Karena itu, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa peserta yang diterima benar-benar berasal dari kelompok masyarakat yang memenuhi persyaratan pemerintah.
Dalam kunjungan kerjanya, Wiyagus juga menyampaikan keyakinan bahwa lulusan Sekolah Rakyat akan memiliki masa depan cerah. Ia menyebut pendidikan ini sebagai investasi jangka panjang bagi negara, terutama dalam menyambut visi Indonesia Emas 2045.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 20 Budi Luhur, Pipitniaty, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan motivasi yang diberikan Wamendagri. Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapat arahan untuk memastikan program ini tepat sasaran, khususnya bagi siswa dari kelompok masyarakat desil satu dan dua sesuai arahan Presiden Prabowo. Pipitniaty berharap keberadaan Sekolah Rakyat mampu mengurangi angka putus sekolah dan benar-benar menjadi wajah baru pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.






