Nasional

Walikota Agustina Wilujeng Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang

Published

on

Semarang (usmnews) – Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, kini resmi menjabat sebagai Sekda Kota Semarang. Jabatan baru ini ia raih setelah melewati proses lelang terbuka yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut di Balai Kota Semarang pada Senin. Acara sakral ini juga turut dihadiri oleh seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Handi Priyanto sukses meraih nilai tertinggi dalam seluruh rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Semarang. Rangkaian ujian ketat tersebut sudah berjalan sejak Februari 2026 yang lalu.

Wali Kota Agustina menegaskan bahwa proses penetapan Handi berjalan murni sesuai mekanisme tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Tim panitia seleksi (pansel) yang mengawal proses ini bekerja secara independen dan sangat kredibel.

Proses Seleksi Ketat Libatkan Akademisi Senior

Pansel independen tersebut melibatkan kombinasi antara unsur birokrat senior dan akademisi terkemuka. Beberapa nama besar ikut menguji, seperti Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno dan Prof. Dr. Mohammad Mulyadi dari BRIN.

Selain itu, ada pula Guru Besar FH Unnes Prof. Dr. R. Benny Riyanto dan Guru Besar Unika Soegijapranata Prof. Dr. Ridwan Sanjaya. Pengajar FISIP Undip Drs. Yuwanto, M.Si., Ph.D, juga tercatat sebagai anggota tim penguji.

Seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, uji gagasan tertulis, hingga wawancara akhir, sudah mengantongi rekomendasi resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Oleh karena itu, Agustina memastikan seluruh prosedur administrasi di Kota Semarang berjalan sangat komplit tanpa ada tahapan yang terlewati.

Pekerjaan Rumah Besar Menanti Sekda Kota Semarang Yang Baru

Wali Kota Semarang menyebut bahwa Sekda Kota Semarang definitif ini akan langsung menghadapi sejumlah pekerjaan rumah (PR) strategis. Salah satu fokus utamanya adalah percepatan penanganan banjir dan genangan air di kawasan ikonik Simpang Lima.

Selanjutnya, Handi juga harus mengawal pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di mana Kota Semarang menjadi tuan rumah. Tugas penting lainnya meliputi integrasi layanan digital “Semarang Dalam Genggaman” serta penguatan program penurunan angka stunting.

Agustina meminta Handi Priyanto untuk segera mengonsolidasikan birokrasi agar pelayanan publik berjalan makin cepat. Rekam jejak panjang Handi di Pemkot Malang diyakini menjadi modal kuat untuk mempercepat transformasi birokrasi di Kota Atlas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version