Education
Waka MPR Dorong Sektor Pendidikan Mampu Kuatkan Moral-Etika Peserta Didik
Semarang (usmnews) – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) mendorong pengembangan pendidikan yang mampu meningkatkan potensi peserta didik secara seimbang. Dalam hal ini antara penajaman intelektual dan penguatan moral, etika, serta empati.
Survei World Economic Forum (2023) mengungkapkan 85% dari para pemimpin bisnis global kesulitan menemukan karyawan yang memiliki ‘soft skills’ seperti kemampuan berpikir kritis, empati, dan kerja sama yang merupakan komponen utama dari akal budi.
Laporan UNESCO 2022 menekankan pergeseran pendidikan dari transfer pengetahuan ke pengembangan nilai kemanusiaan, antar budaya, dan kesadaran ekologis.
Tidak semata mengejar capaian akademik untuk penajaman intelektual, lebih dari itu juga menerapkan sistem pendidikan yang mampu menguatkan moral, etika, serta empati (budi) dari peserta didik.
Anggota Komisi X DPR RI menekankan pentingnya merealisasikan pendidikan budi pekerti secara konsisten untuk membentuk generasi penerus yang cerdas, berintegritas, dan berperikemanusiaan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem berharap pemangku kepentingan pusat, daerah, dan masyarakat berkolaborasi membangun pendidikan holistik guna melahirkan generasi berkarakter dan berdaya saing.