Education
Transformasi Perpustakaan: Open Library Telkom University Purwokerto Gelar Kelas Kecantikan Berbasis Teknologi Bersama Wardah
Purwokerto (usmnews) – dikutip dari Detik.com Paradigma perpustakaan sebagai tempat yang hanya sunyi dan penuh buku kini mulai bergeser menjadi pusat kegiatan yang dinamis dan relevan dengan gaya hidup mahasiswa. Hal ini dibuktikan oleh Open Library Telkom University Purwokerto (TUP) yang sukses menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri bertajuk “Self Development Beauty Class”. Acara yang digelar pada hari Sabtu, 22 November 2025 ini bertempat di Lantai 1 Gedung Direktorat dan merupakan hasil kolaborasi strategis dengan jenama kecantikan ternama, Wardah Beauty Color Expert.
Kegiatan ini dirancang secara eksklusif dan diikuti oleh 30 mahasiswa terpilih dari Telkom University Purwokerto. Sesi berjalan sangat interaktif dan edukatif, di mana para peserta tidak hanya duduk mendengarkan teori, melainkan terlibat langsung dalam praktik. Materi yang disampaikan oleh tim profesional dari Wardah mencakup pemahaman mengenai personal colour, edukasi tentang perawatan kulit (skincare) dasar, hingga teknik aplikasi kosmetik untuk menghasilkan tampilan yang flawless.
Indah Yuni Syafa’ati, S.Hum, selaku Pustakawan Open Library, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk “literasi kecantikan”. Tujuannya adalah memberikan wawasan praktis yang dapat menunjang kepercayaan diri mahasiswa. Menurut Indah, pemilihan Wardah sebagai mitra kolaborasi didasari oleh inovasi teknologi yang mereka tawarkan, yakni analisis personal color berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini membantu peserta memahami warna apa yang paling cocok dengan karakter kulit mereka. Selain itu, peserta juga dimanjakan dengan fasilitas lengkap; seluruh peralatan dan produk makeup disediakan di tempat, sehingga peserta tidak perlu repot membawa perlengkapan sendiri. Nilai tambah lainnya adalah pemberian voucher belanja produk yang nominalnya setara dengan biaya pendaftaran (HTM), menjadikan acara ini sangat bernilai ekonomis bagi mahasiswa.
Antusiasme mahasiswa terhadap program ini terbukti luar biasa tinggi. Indah mengungkapkan bahwa kuota 30 kursi yang disediakan langsung ludes hanya dalam hitungan jam setelah pendaftaran dibuka. Fenomena “war tiket” ini menyisakan banyak mahasiswa lain yang belum beruntung dan berharap agar pihak perpustakaan mengadakan sesi lanjutan di masa mendatang. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa saat ini sangat haus akan kegiatan pengembangan diri yang bersifat soft skill dan aplikatif.
Manfaat nyata dari kelas ini dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu mahasiswa bernama Hanna mengungkapkan kepuasannya karena bisa mempelajari tutorial tata rias dengan tahapan yang benar dan profesional. Keterampilan yang didapat dari kelas ini dinilai sangat berguna, tidak hanya untuk menunjang penampilan sehari-hari, tetapi juga untuk momen-momen spesial seperti acara wisuda nanti.
Melihat respons positif dan tingginya permintaan, Open Library Telkom University Purwokerto kini tengah mempertimbangkan untuk menjadikan Beauty Class sebagai agenda rutin tahunan atau semesteran. Keberhasilan acara ini menegaskan bahwa perpustakaan kampus mampu berperan lebih luas dalam mendukung pengembangan karakter dan kepercayaan diri mahasiswa melalui kolaborasi yang kreatif dan menyenangkan.