International
Tragedi Pesawat Kargo UPS di Louisville: Kecelakaan Mengerikan Setelah Lepas Landas
Semarang (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Sebuah musibah penerbangan yang mengguncang terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Bandara Internasional Muhammad Ali, Louisville, Kentucky, pada Selasa sore, 4 November waktu setempat. Sebuah pesawat kargo milik United Parcel Service (UPS), yang diidentifikasi sebagai Penerbangan UPS 2976, mengalami kecelakaan fatal dan meledak menjadi bola api dahsyat tak lama setelah lepas landas.
Pesawat naas jenis McDonnell Douglas MD-11 itu, yang merupakan pesawat kargo berbadan lebar dengan tiga mesin dan dioperasikan oleh UPS sejak tahun 2006, dijadwalkan terbang menuju Honolulu, Hawaii. Menurut laporan dari Badan Penerbangan Federal (FAA), insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 17.15 waktu setempat.
Detik-detik mencekam kecelakaan terekam dalam rekaman video yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal. Video tersebut secara jelas menunjukkan api berkobar di salah satu sayap pesawat sesaat setelah meninggalkan landasan pacu. Setelah api terlihat, pesawat itu kemudian menukik tajam ke bawah sebelum akhirnya meledak hebat saat menghantam tanah di area di luar landasan. Data dari Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat tersebut hanya sempat mencapai ketinggian sekitar 175 kaki dan kecepatan 184 knot sebelum mengalami penurunan drastis.
Akibat ledakan yang sangat besar tersebut, sejumlah bangunan di kawasan industri yang terletak di luar batas bandara ikut terbakar. Ledakan tersebut menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit sore, menciptakan pemandangan yang mencekam. Intensitas api dan potensi bahaya membuat otoritas setempat, termasuk Kepolisian Metro Louisville, mengeluarkan perintah “shelter-in-place” atau tetap berlindung di dalam ruangan untuk area dalam radius lima mil (sekitar 8 kilometer) dari lokasi kejadian, sebagai langkah pengamanan terhadap asap dan potensi ledakan susulan.
Wali Kota Louisville, Craig Greenberg, mengonfirmasi tingkat keparahan insiden tersebut, menyatakan bahwa “ada banyak korban luka dan api masih menyala”. Ia juga mendesak masyarakat untuk menjauhi lokasi karena banyaknya penutupan jalan di sekitar area kecelakaan.
Meskipun artikel awal belum memberikan konfirmasi resmi dari pihak UPS mengenai jumlah korban, laporan-laporan terkini dari Gubernur Kentucky, Andy Beshear, mengindikasikan bahwa tragedi ini telah menyebabkan setidaknya tiga orang tewas dan sebelas orang lainnya mengalami luka-luka. Gubernur Beshear menambahkan bahwa status tiga awak pesawat yang berada di dalam pesawat belum jelas dan memperkirakan bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan masih akan bertambah mengingat dahsyatnya kecelakaan. Dia juga menyebutkan bahwa beberapa korban luka berada dalam kondisi “sangat serius”.
Penyelidikan atas penyebab pasti kecelakaan telah dikonfirmasi akan dipimpin oleh FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).
Kecelakaan fatal ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan dan mengganggu operasional pengiriman oleh UPS. Louisville sendiri adalah lokasi dari Worldport, fasilitas penanganan paket terbesar milik UPS di dunia. Gangguan ini berpotensi memengaruhi pelanggan utama UPS, termasuk raksasa ritel seperti Amazon dan Walmart, serta Layanan Pos Amerika Serikat (USPS).