Nasional
Titiek Soeharto Resmikan Revitalisasi Gudang Bulog Kalsel
Semarang (usmnews) – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto resmi mengunjungi wilayah Kalimantan Selatan hari ini. Ia baru saja membuka hasil revitalisasi gudang Bulog yang berkapasitas mencapai 3.500 ton. Langkah strategis tersebut bertujuan kuat untuk memperlancar sistem logistik pangan secara nasional. Selanjutnya, program hebat ini juga mempercepat agenda swasembada pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.Titiek memandang peresmian fasilitas ini sebagai wujud nyata penguatan infrastruktur vital bagi negara. Oleh karena itu, bangunan tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan agenda swasembada pangan nasional. Peningkatan kapasitas penyimpanan hasil panen pasti akan memperkuat cadangan beras milik pemerintah pusat. Selain itu, langkah ini turut menjaga tingkat stabilitas pasokan dan harga komoditas pasar. Akhirnya, hasil produksi petani lokal dapat terserap secara optimal tanpa mengalami kendala berarti.
Dukungan DPR untuk Revitalisasi Gudang Bulog
Titiek menilai Kalimantan Selatan memiliki peran sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan wilayah. Daerah ini sudah lama berstatus sebagai lumbung pangan andalan di Pulau Kalimantan tercinta. Dengan demikian, provinsi ini bisa mempercepat perwujudan kemandirian pangan seluruh pelosok wilayah Indonesia. Ia juga mengapresiasi sinergi kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tingkat setempat. Bahkan, Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian turut andil dalam menyukseskan program ini. Meskipun demikian, pembangunan infrastruktur fisik harus selalu berjalan bersama peningkatan efektivitas sistem pengelolaan. Pemerintah harus mempercepat proses distribusi menuju berbagai wilayah pelosok terluar di tanah air.
Di samping itu, penguatan pelayanan kepada petani lokal harus menjadi prioritas utama kementerian. Komisi IV DPR RI akan terus mendukung berbagai program kemaslahatan seluruh masyarakat luas. Mereka sangat mendukung proyek revitalisasi gudang Bulog demi meningkatkan kesejahteraan para petani daerah.Wakil rakyat ini bahkan siap memperjuangkan usulan penambahan anggaran khusus dari pihak terkait. Anggaran tersebut bertujuan mendanai pembangunan unit penggilingan padi lengkap di wilayah Kalimantan Selatan. Semoga fasilitas baru ini mendatangkan manfaat maksimal bagi penguatan ketahanan pangan tiap daerah.
Sementara itu, proyek revitalisasi gudang Bulog ini menghabiskan dana mencapai angka Rp12,15 miliar. Perusahaan membangun infrastruktur tersebut sebagai wujud prioritas pembangunan sektor ketahanan pangan negara kita. Pembangunan infrastruktur logistik strategis tersebut memakai aliran dana program Penyertaan Modal Negara. Lokasi fasilitas penyimpan beras ini berada tepat di kawasan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Berdasarkan laporan resmi, realisasi proyek pembangunan fisik sudah mencapai seratus persen tanpa deviasi. Sebelumnya, pihak kontraktor memulai proses pengerjaan konstruksi besar ini pada bulan April 2025. Kemudian, mereka berhasil merampungkan seluruh tahap pembangunan secara rapi pada pertengahan Februari 2026. Sebagai penutup, fasilitas penting tersebut sedang melewati masa pemeliharaan khusus hingga tahun depan.