Education
Tips Aman Menyimpan Makanan di Kulkas Tanpa Merusak Nutrisi
Semarang (usmnews) – Banyak orang terbiasa langsung memasukkan hidangan yang masih mendidih demi mengejar kepraktisan harian mereka. Padahal, tindakan kurang tepat tersebut bisa memicu gangguan besar pada performa mesin pendingin. Oleh karena itu, masyarakat luas harus memahami panduan kesehatan dalam menyimpan makanan di kulkas. Langkah awal yang sangat bijak adalah mendinginkan hidangan panas sebelum Anda mulai menyimpannya. Namun, sebagian besar ibu rumah tangga masih sering mengabaikan prosedur higienis penting ini. Padahal, kebiasaan buruk tersebut justru dapat merusak kualitas kandungan gizi masakan keluarga Anda. Dengan demikian, perubahan perilaku sederhana ini pasti membantu menjaga stabilitas ketahanan pangan rumah.
Bahaya Bakteri Mengintai Akibat Salah Menyimpan Makanan di Kulkas
Ahli gizi, dr. Anju Sood, menjelaskan bahwa makanan mendidih membuat kulkas bekerja ekstra keras. Selain itu, suhu panas tersebut berpotensi besar merusak tingkat kesegaran bahan makanan lainnya. Selanjutnya, ahli gizi Meher Rajput menambahkan bahwa bakteri Salmonella bisa berkembang dengan sangat cepat. Kontaminasi bakteri berbahaya ini tentu mengancam bahan pangan segar seperti telur dan daging. Meskipun demikian, Anda masih boleh segera menyimpan makanan di kulkas jika kondisinya hangat. Oleh sebab itu, tunggulah sejenak sampai suhu masakan telah mendekati kondisi normal ruang. Metode sederhana ini terbukti sangat efektif untuk meminimalkan risiko penularan kuman penyakit berbahaya.
Di sisi lain, para ahli juga melarang Anda membiarkan hidangan terlalu lama di luar. Ahli gizi Shalini Manglani mengingatkan agar waktu tunggu tidak melebihi batas dua jam. Hal ini karena kuman penyakit mulai memperbanyak diri setelah melewati batas waktu krusial tersebut. Sementara itu, konsultan gizi dr. Rupali Datta menyarankan pembagian hidangan ke beberapa porsi kecil. Pembagian porsi kecil membuat proses penurunan suhu makanan menjadi jauh lebih cepat selesai. Selanjutnya, Anda wajib memilih jenis wadah penyimpanan tepat demi mendukung efektivitas proses higienis. Penggunaan wadah yang tertutup rapat berfungsi mencegah percampuran aroma kurang sedap dalam kulkas.
Pakar keamanan pangan, Kantha Shelke, sangat merekomendasikan penggunaan wadah berbahan kaca tempered tebal. Bahan berkualitas ini tidak mudah menyerap noda masakan serta aman untuk penggunaan berulang. Namun, beliau memperingatkan masyarakat agar tidak memakai wadah berbahan plastik untuk makanan panas. Wadah plastik yang mengalami suhu tinggi berisiko melepaskan berbagai zat kimia berbahaya bagi tubuh. Zat beracun tersebut meliputi senyawa BPA serta ftalat yang bisa memicu gangguan kesehatan kronis. Oleh karena itu, pastikan wadah pilihan Anda memiliki label khusus yang aman untuk pembekuan. Dengan demikian, Anda bisa menerapkan cara menyimpan makanan di kulkas dengan standar tertinggi.