Education
Tingkatkan Promosi Desa Wisata Nongkosawit , DSI Undip Gelar Workshop Promosi Digital Berbasis Gemini AI
SEMARANG — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Doktor Sistem Informasi (DSI) Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan bertema pemanfaatan Gemini berbasis kecerdasan buatan generatif untuk mendukung pembuatan konten promosi digital Desa Wisata Nongkosawit Gungpati Semarang pada Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi akademik DSI Pascasarjana Undip dalam memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya pengelola desa wisata, Pokdarwis, pelaku UMKM, dan pemuda lokal dalam memanfaatkan teknologi digital secara praktis dan produktif.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang ini dihadiri oleh Lurah Nongkosawit, Al Choiri, S.H., Ketua Pokdarwis Kandang Gunung/Nongkosawit, Suwarsono, Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T., M.M., M.T., IPU, ASEAN Eng., serta Dr. Qidir Maulana Binu Soesanto, S.Si., M.Sc.
Kehadiran unsur pemerintah kelurahan, pengelola wisata, akademisi DSI Pascasarjana Undip, dan masyarakat menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mendorong pengembangan Desa Wisata Nongkosawit melalui pendekatan kolaboratif.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pengenalan dan praktik langsung mengenai penggunaan Gemini untuk menyusun ide konten promosi, membuat narasi wisata, merancang caption media sosial, menyusun konsep poster, serta mengembangkan storytelling destinasi berbasis potensi lokal. Materi diarahkan agar peserta tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya untuk kebutuhan promosi yang nyata, sederhana, dan sesuai dengan karakter Desa Wisata Nongkosawit.
Tim PkM DSI Pascasarjana Undip menyampaikan bahwa pemanfaatan AI generatif dapat menjadi solusi praktis bagi desa wisata yang memiliki keterbatasan sumber daya desain, penulisan konten, maupun strategi komunikasi digital.
“Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk lebih mandiri dalam memproduksi konten promosi yang konsisten, menarik, dan mudah disebarluaskan melalui kanal digital seperti Instagram, WhatsApp, TikTok, maupun media promosi daring lainnya,” ungkap Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto.
“Kami berharap masyarakat Nongkosawit semakin siap menghadapi perkembangan teknologi digital, terutama dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu kreatif. Kegiatan PkM ini juga diharapkan menghasilkan luaran konkret berupa contoh konten promosi, narasi destinasi, dan rancangan materi publikasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pengelola Desa Wisata Nongkosawit,” tambahnya.
Lurah Nongkosawit, Al Choiri, S.H., menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan kebutuhan kelurahan dalam mengangkat potensi lokal, baik dari aspek wisata, budaya, ekonomi kreatif, maupun pemberdayaan masyarakat. Dukungan dari Pokdarwis juga menjadi bagian penting karena pengelola wisata merupakan aktor utama yang berhadapan langsung dengan kebutuhan promosi dan pengembangan destinasi.
Kegiatan ditutup dengan diskusi, praktik penyusunan konten, serta komitmen bersama untuk memperkuat promosi digital Desa Wisata Nongkosawit sebagai salah satu potensi wisata berbasis masyarakat di Kota Semarang.