Education
Sukseskan Tri Dharma, KKN PPM XXVIII USM Modernisasi Sistem Layanan Kesehatan Warga
Semarang (USMNEWS) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang (USM) Kelurahan Purwoyoso meluncurkan program kerja multidisiplin bertajuk “PADI PURWOYOSO” (Posyandu Digital): Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan dan Pemantauan Kesehatan. Program yang melibatkan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Fakultas Psikologi ini dilaksanakan di Balai Pertemuan RW. XI Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Sabtu (11/7/2026) dalam bentuk pelatihan dan pendampingan bagi kader Posyandu RW. XI.
Program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan lapangan ini dihadiri oleh Ibu Ketua RW. XI, pengurus Posyandu, dan kader setempat. Kegiatan bertujuan memodernisasi pencatatan dan pendataan kesehatan di Posyandu RW. XI melalui penerapan sistem pencatatan digital sederhana yang mudah digunakan oleh kader.
Secara khusus, program “PADI PURWOYOSO” bertujuan: (1) memfasilitasi transisi dari pencatatan manual (buku fisik) ke pencatatan digital agar data tersimpan rapi, aman, dan mudah diakses; (2) meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam keterampilan teknologi dasar, termasuk pembuatan dan pengisian Google Form serta pengelolaan data di Google Spreadsheet, sehingga kader mampu melakukan pendataan mandiri tanpa tergantung pihak luar; (3) membangun mekanisme pengarsipan data tahunan yang terstruktur, sehingga perkembangan kesehatan dapat dilacak longitudinal (lintas waktu) untuk kebutuhan pemantauan; dan (4) menyediakan bahan ajar praktis berupa leaflet panduan serta pelatihan langsung untuk memastikan adopsi teknologi berjalan berkelanjutan.
Manfaat kegiatan difokuskan pada dua kelompok utama. Untuk audiens (warga dan ibu kader Posyandu), program ini meningkatkan keterampilan digital praktis (mengisi Google Form, membaca hasil di Spreadsheet), mempercepat serta mempermudah pencatatan kesehatan, sehingga mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan data, dan menyediakan panduan praktis beserta pelatihan yang mendukung keberlanjutan layanan posyandu. Untuk mahasiswa KKN PPM XXVIII, program ini memberikan pengalaman lintas disiplin praktis berupa implementasi teknologi, komunikasi dengan masyarakat, dan intervensi psikososial, serta kesempatan mengembangkan keterampilan seperti pelatihan, fasilitasi, desain panduan, dan pengelolaan data digital. Selain itu, data terstruktur yang dihasilkan dapat dijadikan bahan laporan KKN dan meningkatkan kemampuan kerja lapangan, kolaborasi tim, serta kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kegiatan mendapat respons positif dari kader Posyandu setempat. “Program ini sangat bermanfaat, apalagi sampai saat ini Posyandu di seluruh Kelurahan Purwoyoso belum ada yang menerapkan digitalisasi, dan Posyandu RW. XI menjadi yang pertama. Harapannya program ini bisa diterapkan juga ke Posyandu RW lain,” ujar Ibu Risnawati, Ketua Kader.
Pelaksanaan program mencakup sesi pelatihan langsung bagi kader Posyandu mengenai pengisian Google Form, pengelolaan data di Google Spreadsheet, praktik pengarsipan tahunan data riwayat pemeriksaan kesehatan, serta pendistribusian panduan praktis.
Program “PADI PURWOYOSO” diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan Posyandu di tingkat kelurahan, memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pemantauan kesehatan, serta mendorong pengambilan keputusan kesehatan yang lebih cepat dan tepat. Keberlanjutan program direncanakan melalui pembinaan lanjutan dan pembaruan materi panduan sesuai kebutuhan lapangan.