Education
Sukses Terapkan Prinsip “Spending Better”, Ditjen Bina Keuda Kemendagri Borong Empat Penghargaan Pengelolaan Anggaran
Semarang(usmnews) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperlihatkan keseriusan yang tinggi dalam memperkuat sistem tata kelola keuangan negara. Langkah strategis ini diprioritaskan demi memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, serta berorientasi penuh pada efisiensi. Tujuan akhirnya tidak lain adalah untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Kerja keras dan komitmen jangka panjang ini kembali membuahkan apresiasi yang membanggakan di tingkat nasional. Ditjen Bina Keuda dinilai berhasil menjaga mutu pengelolaan keuangan dengan sangat stabil melalui implementasi sistem yang terukur.
Apresiasi dalam Workshop KPPN Jakarta IV
Prestasi nyata tersebut diberikan secara resmi dalam acara Workshop Sinergi dan Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Semester II Tahun 2025. Forum koordinasi ini diselenggarakan langsung di Gedung KPPN Jakarta IV, Jakarta, pada hari Rabu, 24 Juni 2026. Dalam agenda tahunan tersebut, Ditjen Bina Keuda sukses membawa pulang empat buah penghargaan bergengsi sekaligus atas performa luar biasa mereka dalam mengeksekusi anggaran sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Direktur Jenderal Bina Keuda Kemendagri, Agus Fatoni, memberikan penjelasan bahwa pencapaian gemilang ini bukanlah hasil kerja instan, melainkan buah manis dari konsistensi yang dijaga ketat oleh seluruh jajaran staf selama beberapa tahun ke belakang. Fatoni menyebutkan bahwa penghargaan ini menandai tahun ketiga secara berturut-turut bagi instansinya dalam mempertahankan performa terbaik. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari sinergi, kerja keras kolektif, serta koordinasi yang harmonis di antara seluruh unit kerja di lingkungan Satuan Kerja Ditjen Bina Keuda beserta pihak-pihak terkait.
Nilai Sempurna IKPA dan Paradigma Baru Belanja Negara
Jika menilik indikator penilaian yang objektif, capaian Ditjen Bina Keuda memang sangat mengesankan. Berdasarkan alat ukur evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk periode tahun 2025, Satuan Kerja ini berhasil menembus nilai sempurna, yaitu 100. Angka ideal ini ditopang kuat oleh tingkat realisasi penyerapan anggaran yang sangat optimal, di mana persentasenya menyentuh angka 99,89 persen.
Agus Fatoni menambahkan bahwa capaian fantastis ini menjadi cerminan nyata dari paradigma spending better yang belakangan ini terus digaungkan oleh Kementerian Keuangan. Melalui konsep baru ini, tolok ukur keberhasilan tata kelola keuangan sebuah kementerian atau lembaga negara tidak lagi hanya dinilai secara sempit dari seberapa tinggi angka penyerapan dana di akhir tahun anggaran. Lebih dari itu, fokus utama kini terletak pada aspek kualitas proses, ketepatan sasaran belanja, kepatuhan regulasi, serta efisiensi anggaran secara menyeluruh sepanjang tahun berjalan.
Rincian Empat Kategori Penghargaan yang Diraih
Penghargaan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi seluruh aparatur untuk tidak cepat berpuas diri, melainkan terus mempertahankan kualitas kerja serta menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat antar-satuan kerja. Dalam ajang apresiasi tersebut, Ditjen Bina Keuda memenangkan penghargaan untuk empat kategori berbeda, antara lain:
- Terbaik I: Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk kategori pagu anggaran berskala Rp50–150 miliar.
- Terbaik I: Volume atau jumlah transaksi digital tertinggi melalui ekosistem platform Digipay.
- Terbaik I: Frekuensi penggunaan dan jumlah nilai transaksi tertinggi menggunakan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).
- Terbaik II: Optimalisasi pemanfaatan sistem pembayaran modern melalui transaksi Cash Management System (CMS) tertinggi.
Sebagai penutup, pihak KPPN Jakarta IV secara khusus melayangkan pujian mendalam atas loyalitas performa yang ditunjukkan oleh Ditjen Bina Keuda. Pengakuan ini mempertegas rekam jejak impresif dari lembaga tersebut yang sukses mempertahankan mutu tertinggi pada nilai IKPA selama tiga tahun berturut-turut, terhitung sejak periode tahun 2023, 2024, hingga evaluasi penutup pada tahun 2025.