Business

Sukses Ekspor Kerajinan Pelepah Pisang Kebumen dari Limbah

Published

on

Semarang (usmnews)- Banyak masyarakat menganggap pelepah pisang hanya sebagai limbah pertanian yang tidak berguna. Namun, Linda Setyowati sukses mengubah material basah tersebut menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Warga Desa Pecarikan, Kecamatan Prembun ini berhasil memproduksi “leles banana” atau tambang serat alami. Kini, produk kerajinan pelepah pisang Kebumen tersebut bahkan mampu menembus pasar ekspor internasional yang luas.

Awal Mula Ide Kerajinan Pelepah Pisang Kebumen

Linda merintis usaha rumahan ini bersama suaminya, Andrianto, sejak Agustus 2025 yang lalu. Awalnya, mereka hanya menjadi pemasok bahan baku untuk para pengrajin di wilayah Karanggayam. Mereka melakoni pekerjaan sebagai penyuplai bahan mentah tersebut selama bertahun-tahun dengan sangat tekun. Oleh karena itu, mereka sangat memahami karakteristik serta kualitas serat batang pisang yang bagus.

Kemudian, rasa penasaran yang besar mendadak muncul dalam benak Linda mengenai pemanfaatan bahan tersebut. Linda akhirnya memberanikan diri bertanya kepada pemilik usaha mengenai proses pembuatan tali tambang itu. Setelah mendapat penjelasan, ia langsung mencoba membuat jalinan pelepah pisang sendiri bersama sang suami. Langkah awal yang sederhana ini ternyata membuka jalan bagi sebuah peluang bisnis baru yang menguntungkan.

Menjadi Pelopor Kreatif di Desa Pecarikan

“Lama-kelamaan ternyata menarik dan bisa menambah penghasilan,” ujar Linda pada Kamis (9/7/2026). Berbekal pengalaman berharga itu, Linda akhirnya mantap membuka usaha kerajinan mandiri dari rumahnya. Usaha tersebut terus berkembang dengan sangat pesat berkat manajemen kualitas produk yang sangat ketat.

Sekarang, Linda telah menjadi salah satu pelopor pengrajin kerajinan pelepah pisang Kebumen yang sukses. Produk leles banana miliknya kini menjadi bahan baku utama untuk pembuatan aneka furnitur unik. Kreativitas hebat Linda membuktikan bahwa produk lokal terbukti mampu bersaing di pasar global global. Jadi, Anda bisa meniru kegigihan wanita ini dalam melihat potensi bisnis di lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version