Tech
Strategi Harga Agresif Poco: Pad X1 dan M1 Hadir di Indonesia Jauh Lebih Murah dari Pasar Global

Jakarta (usmnews) – Dikutip dari detiknet.com Pasar tablet di Indonesia kembali dikejutkan dengan langkah berani dari Poco. Sub-brand yang berada di bawah naungan Xiaomi Group ini secara resmi meluncurkan dua perangkat tablet terbarunya, yakni Poco Pad X1 dan Poco Pad M1. Yang menjadi sorotan utama dalam peluncuran yang digelar pada Rabu malam (26/11/2025) ini bukanlah sekadar spesifikasi teknisnya, melainkan strategi penetapan harga yang tidak lazim.
Poco Indonesia membanderol kedua perangkat ini dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pasar global, sebuah anomali yang jarang terjadi dalam industri elektronik di mana harga lokal seringkali lebih tinggi akibat pajak dan bea masuk.

Selisih Harga yang SignifikanPerbedaan harga yang ditawarkan cukup mencolok dan menguntungkan konsumen tanah air. Sebagai perbandingan, di pasar global, Poco Pad X1 varian 8/256 GB dijual seharga USD 399 atau setara dengan Rp 6,6 juta. Namun, di Indonesia, konsumen mendapatkan penawaran yang jauh lebih menarik: Poco Pad X1 dengan kapasitas penyimpanan lebih besar, yakni 8/512 GB, justru dijual hanya seharga Rp 5.699.000.
Hal serupa terjadi pada seri Poco Pad M1. Jika harga global untuk varian 8/512 GB mencapai USD 329 (sekitar Rp 5,4 juta), versi Indonesia untuk varian 8/256 GB dibanderol sangat kompetitif di angka Rp 3.999.000. Strategi ini jelas menempatkan Poco sebagai pesaing berat di segmen tablet mid-range.
Alasan di Balik Harga Miring Menanggapi fenomena harga murah ini, Satryo Sidhi Rachmat, selaku Product Marketing Manager Poco Indonesia, menjelaskan bahwa keputusan ini bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan manifestasi dari filosofi inti jenama mereka, yaitu “Extreme Performance, Extreme Price”. Menurut Satryo, langkah ini adalah bentuk apresiasi dan pemenuhan janji perusahaan kepada basis penggemar setia mereka, atau yang kerap disebut “Poco Fans”, untuk selalu menghadirkan teknologi terbaik dengan harga yang paling masuk akal.

Posisi Pasar dan Rivalitas Internal dengan RedmiKehadiran dua tablet ini memicu pertanyaan mengenai potensi “kanibalisasi” pasar terhadap saudara kandungnya sendiri, Redmi Pad, mengingat keduanya memiliki kemiripan spesifikasi dan berada di bawah payung perusahaan yang sama, Xiaomi Group. Namun, Satryo menampik kekhawatiran tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun terdapat teknologi yang berbagi platform (shared technology) antara Redmi dan Poco, kedua merek ini memiliki target audiens dan DNA yang berbeda.
Poco secara spesifik memposisikan dirinya untuk pengguna yang mengutamakan performa, khususnya bagi segmen gamer. “Untuk kebutuhan, kalau di Indonesia terutama buat main gaming. Jadi kalau untuk gaming, kita arahkan ke Poco,” jelas Satryo. Diferensiasi ini diharapkan mampu memisahkan pasar antara pengguna kasual (Redmi) dan pengguna yang mengejar performa (Poco).
Ketersediaan Produk Bagi konsumen yang berminat, Poco telah membuka keran pemesanan. Periode penjualan dan pemesanan berlangsung mulai tanggal 25 November hingga 15 Desember. Untuk mempermudah akses, Poco menggandeng berbagai platform e-commerce terkemuka di Indonesia, termasuk Mi.com, Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, dan Lazada.







