Connect with us

Nasional

BGN Siapkan 4 Skema Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Published

on

Semarang (usmnews) – Pemerintah membawa kabar baik menjelang bulan suci. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan satu hal penting. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan. Program ini tidak akan berhenti selama Ramadan. Sebaliknya, BGN menyusun strategi baru. Mereka ingin distribusi gizi tetap lancar.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan hal ini secara langsung. Ia berbicara saat mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2). Dadan menegaskan komitmen lembaganya. BGN menyiapkan empat skema penyaluran. Mereka mengembangkan skema ini khusus untuk bulan puasa. Langkah ini membuktikan keseriusan pemerintah. Mereka memprioritaskan pemenuhan gizi tanpa jeda.

Adaptasi Jadwal dan Metode Penyaluran

Namun, BGN memahami tantangan di lapangan. Mekanisme biasa tentu tidak efektif. Pasalnya, mayoritas siswa sedang berpuasa. Oleh karena itu, BGN mengambil langkah adaptif. Mereka menggeser waktu penyaluran. Selain itu, metode distribusi pun berubah.

Bantuan pangan harus tetap tepat sasaran. Waktunya juga harus pas. Kemungkinan besar, petugas akan menyalurkan makanan pada sore hari. Makanan ini bisa menjadi menu berbuka. Alternatifnya, mereka menyalurkan paket untuk sahur. BGN mengkaji semua opsi ini dengan cermat. Tujuannya agar pelaksanaan ibadah puasa tidak terganggu.

Memastikan Pemerataan Gizi

Selanjutnya, Dadan menekankan aspek pemerataan. Layanan harus menjangkau seluruh penerima manfaat. BGN tidak ingin ada anak yang terlewat. Tim BGN bekerja keras mewujudkan hal ini. Mereka mengatur ulang jalur logistik.

Selain itu, operasional dapur layanan juga berubah. Petugas menyesuaikan kerja mereka dengan ritme puasa. Penyesuaian ini sangat krusial. Hal ini menjamin makanan tetap segar saat diterima siswa.

Pentingnya Nutrisi Saat Puasa

Keberlanjutan program ini sangat penting. Pola makan anak pasti berubah saat Ramadan. Akibatnya, stamina mereka sering menurun. Konsentrasi belajar pun bisa terganggu. Di sinilah peran vital BGN. Intervensi gizi menjadi solusi tepat.

Dengan demikian, orang tua bisa lebih tenang. Kebutuhan gizi harian anak tetap aman. Asupan protein program ini sangat membantu. Nutrisi seimbang menjadi sumber energi utama. Siswa bisa tetap kuat berpuasa.

Akhirnya, publik menanti detail teknis empat skema tersebut. Namun, pesan utamanya sudah jelas. Negara hadir untuk mencukupi gizi anak. Tidak ada istilah libur untuk perbaikan gizi bangsa.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *