Tech

​Sinergi Jerman-Tiongkok: Mercedes-Benz CLA 220 Hybrid 2026 Adopsi Jantung Mekanis Geely

Published

on

Semarang (usmnews)– Dikutip SINDO.News Dunia otomotif global sedang menyaksikan pergeseran besar dalam peta kolaborasi antarmanufaktur besar. Kabar terbaru yang cukup mengejutkan datang dari pabrikan otomotif premium asal Jerman, Mercedes-Benz. Perusahaan berlogo bintang tiga ini secara resmi mengungkapkan detail teknis untuk model terbaru mereka, Mercedes-Benz CLA 220 Hybrid edisi 2026. Hal yang paling menarik perhatian adalah keputusan Mercedes-Benz untuk membekali mobil sedan bergaya kupe ini dengan mesin hasil pengembangan dari perusahaan otomotif Tiongkok, Geely.

Langkah ini menandai babak baru dalam kemitraan strategis antara Mercedes-Benz dan Geely. Mercedes-Benz CLA 220 Hybrid 2026 akan menggunakan unit mesin bensin 1,5 liter turbocharged yang dikenal dengan kode internal M252. Mesin ini bukan sekadar mesin biasa, melainkan bagian dari keluarga Mesin Modular Mercedes-Benz yang diberi nama FAME (Family of Modular Engines). Meskipun menyandang nama Mercedes, proses pengembangan dan produksinya dilakukan di Tiongkok melalui kerja sama erat dengan Geely, yang memang memiliki saham signifikan di grup Mercedes-Benz.

Secara teknis, mesin M252 dirancang dengan fokus utama pada efisiensi termal dan optimalisasi konsumsi bahan bakar. Salah satu keunggulan teknologinya adalah penerapan siklus Miller, yang memungkinkan penghematan bahan bakar lebih baik tanpa mengorbankan tenaga. Selain itu, desain manifold knalpot yang terintegrasi langsung ke kepala silinder memungkinkan turbocharger bekerja lebih responsif, mengurangi gejala turbo lag, serta membantu konverter katalitik mencapai suhu kerja ideal dengan lebih cepat. Teknologi pembakaran lean-burn juga disematkan untuk memastikan emisi gas buang tetap rendah sesuai standar ketat di masa depan.

Mesin 1.5T ini diklaim mampu menyemburkan tenaga sebesar 188 hp (horse power). Tenaga tersebut kemudian dipadukan dengan sistem hybrid canggih yang tidak hanya membantu akselerasi, tetapi juga memperkuat kemampuan pemulihan energi (energy recovery) saat mobil melakukan deselerasi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Mercedes-Benz sangat serius dalam mengintegrasikan keahlian manufaktur Tiongkok yang efisien dengan standar kemewahan dan performa khas Jerman.

Keputusan menggunakan mesin Geely pada lini CLA kelas entry-level ini dianggap sebagai langkah taktis Mercedes-Benz untuk tetap kompetitif di pasar global, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di segmen mobil ramah lingkungan. Dengan dukungan teknologi dari Tiongkok yang sangat progresif dalam pengembangan powertrain hybrid, Mercedes-Benz CLA 220 Hybrid 2026 diharapkan dapat menawarkan keseimbangan antara kemewahan, performa dinamis, dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa bagi para konsumen setianya di seluruh dunia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version