Connect with us

Sports

Rasa Lega Sang Bintang: Erling Haaland Antar Norwegia ke Piala Dunia 2026

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip ANTARA News Penyerang sensasional Tim Nasional Norwegia, Erling Haaland, mengungkapkan perasaan campur aduk antara kebahagiaan dan kelegaan yang mendalam setelah negaranya berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Kompetisi akbar sepak bola empat tahunan tersebut rencananya akan diselenggarakan bersama di tiga negara Amerika Utara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Berbicara mengenai pencapaian bersejarah ini, Haaland, yang dikutip dari laman resmi UEFA, menyatakan bahwa perasaannya tidak hanya sekadar senang, melainkan didominasi oleh rasa lega.

“Saya senang, tapi lebih merasa lega,” ujar Haaland. Ia mengakui bahwa selama fase kualifikasi, terutama menjelang laga-laga penentuan, terdapat “banyak tekanan dan hal lainnya” yang sangat ia rasakan sebagai pemain kunci. Tekanan berat yang menyelimuti timnas Norwegia akhirnya terangkat, dan kini ia bisa menikmati momen keberhasilan yang fantastis tersebut.

Keberhasilan ini merupakan momen yang sangat dinantikan oleh publik sepak bola Norwegia. Penantian panjang selama 28 tahun akhirnya terbayar lunas. Terakhir kali tim asal Skandinavia tersebut berlaga di panggung terbesar sepak bola dunia adalah pada edisi 1998 di Prancis. Kini, setelah hampir tiga dekade, Norwegia kembali masuk dalam jajaran tim elite global, didorong oleh munculnya generasi emas yang dipimpin oleh sang megabintang berusia 25 tahun, Erling Haaland.

Kepastian lolos tersebut didapatkan Norwegia dengan cara yang spektakuler dan meyakinkan. Dalam pertandingan pamungkas Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Norwegia berhasil menaklukkan raksasa Eropa, Italia, dengan skor telak 4-1. Kemenangan gemilang itu terjadi di markas Italia sendiri, yakni di Stadion San Siro, Milan, pada Minggu (16/11) waktu setempat.

Dalam laga penentu tersebut, Erling Haaland kembali membuktikan statusnya sebagai mesin gol paling mematikan di dunia. Ia menjadi motor utama kemenangan timnya dengan menyumbang dua gol yang dicetaknya secara cepat, bahkan hanya dalam kurun waktu dua menit. Dwigoal yang dicetak Haaland pada babak kedua berhasil membalikkan keadaan dan mematahkan semangat juang Gli Azzurri, sehingga memastikan tiga poin krusial yang mengamankan posisi teratas Grup I dan tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Secara keseluruhan, kontribusi Haaland dalam babak kualifikasi ini tidak hanya vital, melainkan benar-benar luar biasa. Pemain yang saat ini membela Manchester City itu sukses membukukan total 16 gol hanya dari delapan pertandingan yang ia jalani bersama Norwegia. Torehan fantastis ini menjadikannya pencetak gol terbanyak dalam kualifikasi di benua Eropa, bahkan mungkin secara global. Ia selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan yang dimainkan Norwegia di fase kualifikasi, menegaskan peran sentralnya sebagai ujung tombak yang tak tergantikan.

Menanggapi performa individunya, Haaland merasa sangat bangga bisa memberikan kontribusi besar terhadap sejarah baru sepak bola Norwegia. “Ini tentang masuk ke situasi di mana saya bisa mencetak gol, dan saya berhasil melakukannya dua kali hari ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa momen tersebut terasa “benar-benar gila.”

Lebih lanjut, kemenangan telak 4-1 atas Italia di kandang lawan juga mengirimkan pesan kuat kepada tim-tim lain. Haaland menekankan bahwa performa timnya menunjukkan kedalaman dan kualitas yang dimiliki Norwegia saat ini. “Fakta bahwa kami bisa datang ke sini dan menang 4-1 menunjukkan bahwa kami agak sulit ditebak,” kata sang striker. Ia berharap hal ini menjadi peringatan yang baik bagi semua calon lawan mereka di turnamen utama nanti, menandakan bahwa Norwegia tidak lagi bisa dipandang sebelah mata setelah penantian yang sangat panjang.

Dengan lolosnya Norwegia ke Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, harapan baru pun membumbung tinggi. Generasi emas yang dipimpin oleh Erling Haaland ini diharapkan mampu mengukir prestasi yang lebih baik dari penampilan terakhir mereka di tahun 1998 dan membawa nama Norwegia bersinar di kancah sepak bola internasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *