Lifestyle

Rahasia Jantung Sehat: Mengupas Manfaat Nutrisi Alpukat Menurut Pakar Kardiologi

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip cnbcindonesia.com Penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar sekaligus penyebab kematian utama di Indonesia. Namun, para ahli kesehatan menekankan bahwa perlindungan terhadap organ vital ini dapat dimulai dari langkah yang sangat sederhana, yakni melalui pengaturan pola makan. Salah satu bahan pangan yang sangat direkomendasikan oleh pakar kardiologi untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah adalah buah alpukat.

Menurut Dr. David Sabgir, seorang ahli jantung terkemuka, alpukat bukan sekadar buah biasa karena memiliki profil nutrisi yang unik dibandingkan buah-buahan lainnya. Salah satu keunggulan utamanya adalah kandungan lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Lemak jenis ini sering dijuluki sebagai “lemak baik” karena perannya yang krusial dalam menyeimbangkan kadar kolesterol. Dengan mengonsumsi alpukat secara rutin, seseorang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang sering memicu penyumbatan pembuluh darah, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Mengonsumsi setidaknya satu buah alpukat per minggu sudah cukup untuk memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung dan meminimalkan risiko stroke.

Selain masalah kolesterol, alpukat juga berperan penting dalam mengendalikan tekanan darah. Kandungan kalium yang melimpah di dalamnya berfungsi sebagai penyeimbang efek negatif natrium (garam) dalam tubuh. Dengan asupan kalium yang cukup, pembuluh darah akan tetap lentur dan sehat, sehingga tekanan darah dapat terjaga pada level yang stabil. Dr. Sabgir mencatat bahwa satu porsi kecil alpukat mampu memenuhi sekitar 6% kebutuhan kalium harian seseorang tanpa menambah asupan natrium, gula, ataupun kolesterol tambahan.

Berdasarkan studi klinis terbaru, mengonsumsi alpukat setiap hari juga berdampak luas pada kualitas hidup secara keseluruhan, termasuk meningkatkan kualitas tidur dan memperbaiki kualitas diet harian. Meskipun alpukat mungkin tidak secara instan mengubah seluruh skor kesehatan jantung jika faktor lain seperti kurang olahraga dan gula darah tinggi diabaikan, namun kontribusinya dalam memperbaiki profil lipid darah sangatlah nyata.

Para ahli menyarankan agar masyarakat mulai memasukkan alpukat ke dalam menu harian mereka dengan cara yang kreatif. Alpukat bisa dijadikan pengganti mentega saat memanggang kue, dicampurkan ke dalam kentang tumbuk agar lebih lembut tanpa perlu produk susu, atau dikonsumsi langsung sebagai bagian dari salad. Dengan fleksibilitas pengolahan dan manfaat nutrisinya yang luar biasa, alpukat merupakan investasi jangka panjang yang lezat untuk jantung yang lebih kuat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version