Connect with us

Tech

Ponsel lipat tiga Samsung Galaxy Z TriFold telah menjalani uji ketahanan ekstrem, di mana perangkat tersebut dibuka dan ditutup sebanyak 200.000 kali.

Published

on

Jakarta (usmnews) dikutip dari cnbcindonesia.com Samsung kembali menegaskan dominasinya di pasar ponsel lipat (foldable smartphone) dengan memperkenalkan inovasi terbarunya, Samsung Galaxy Z TriFold. Ponsel ini menandai lompatan evolusioner dari konsep lipat ganda (seperti seri Z Fold sebelumnya) menjadi perangkat yang dapat dilipat tiga, membuka dimensi baru bagi mobile computing. Seiring dengan peluncuran perangkat canggih ini, raksasa teknologi Korea Selatan tersebut juga memaparkan secara transparan proses manufaktur yang rumit dan uji durabilitas ekstrem yang harus dilalui oleh ponsel lipat tiga pertama mereka.

Durabilitas: Menjawab Skeptisisme Pasar

Sejak awal kemunculan ponsel lipat, isu ketahanan—terutama pada bagian engsel dan layar fleksibel—selalu menjadi sorotan utama, dan bahkan titik kerentanan terbesar. Oleh karena itu, klaim durabilitas yang disampaikan Samsung menjadi kabar paling penting. Galaxy Z TriFold diklaim telah menjalani serangkaian “penyiksaan” yang intensif, khususnya dalam uji mekanisme lipat.

Dalam sebuah demonstrasi manufaktur, Samsung mengungkapkan bahwa ponsel ini mampu bertahan dari 200.000 siklus buka dan tutup. Angka ini bukan sekadar statistik teknis, melainkan representasi dari daya tahan yang sangat realistis untuk pengguna sehari-hari. Jika diasumsikan pengguna membuka dan menutup ponsel sebanyak 100 kali dalam sehari, ketahanan 200.000 siklus ini setara dengan penggunaan normal selama kurang lebih lima tahun. Angka ini menunjukkan peningkatan kepercayaan diri Samsung terhadap teknologi engsel dan material layarnya, memberikan jaminan jangka panjang kepada konsumen yang berinvestasi pada teknologi cutting-edge ini.

Keajaiban Teknik Engsel Lipat Tiga

Kunci dari ketahanan luar biasa ini terletak pada mekanisme engsel baru. Galaxy Z TriFold menggunakan dua unit Armor FlexHinges. Mekanisme lipat ganda pada satu perangkat menuntut presisi yang jauh lebih tinggi daripada engsel tunggal. Proses manufaktur engsel ini sangat detail, melibatkan pemindaian laser untuk memastikan setiap komponen diposisikan dengan akurasi mikrometer sebelum panel layar dipasang. Setelah panel OLED fleksibel berukuran 10 inci disematkan, struktur tersebut ditekan secara spesifik selama periode waktu tertentu untuk menciptakan rangka yang tipis namun kokoh.

Inovasi pada engsel ini memungkinkan layar keseluruhan berukuran 10 inci. Angka ini sekitar 25% lebih besar dibandingkan dengan model Z Fold 7, mentransformasikannya dari ponsel yang bisa menjadi tablet kecil, menjadi perangkat yang hampir seukuran tablet konvensional ketika dibuka penuh. Ukuran layar yang superior ini secara drastis meningkatkan pengalaman produktivitas, multitasking, dan konsumsi media.

Standar Kualitas yang Komprehensif

Pengujian durabilitas Samsung tidak hanya terbatas pada engsel dan lipatan. Mereka menerapkan standar kontrol kualitas yang menyeluruh untuk memastikan setiap aspek perangkat berfungsi tanpa cela:

  1. Layar: Panel layar diperiksa secara ketat untuk akurasi warna dan tingkat kecerahan, serta kinerja sentuhan ganda (multi-touch performance) di seluruh permukaan layar lipat.
  2. Kamera: Seluruh sistem kamera—yang kompleks mengingat konfigurasi lipat—diuji untuk memastikan fokus dan performa lensa tetap optimal, terlepas dari posisi ponsel (terlipat sebagian atau terbuka penuh).
  3. Konektivitas: Kinerja jaringan seluler dan koneksi nirkabel diuji di berbagai kondisi dan lingkungan, memastikan bahwa kemampuan komunikasi perangkat tidak terganggu oleh desain lipatnya.

Ketahanan Terhadap Elemen: Peringkat IP48

Aspek ketahanan lain yang menjadi prestasi teknis adalah sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Mencapai peringkat ini pada ponsel dengan dua engsel adalah tantangan rekayasa yang besar. Peringkat IP48 menjamin bahwa Galaxy Z TriFold dapat bertahan terhadap paparan debu serta dapat terendam dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit tanpa mengalami kerusakan, sebuah fitur yang setara dengan model flagship lainnya seperti Z Fold 7. Ketahanan terhadap elemen ini memberikan ketenangan pikiran tambahan bagi pengguna, menjadikannya perangkat lipat yang tidak hanya inovatif tetapi juga tangguh dan andal untuk penggunaan di luar ruangan.

Terakhir, kemampuan pengisian daya cepat pada Z TriFold, yang mampu mengisi daya baterai hingga 50% hanya dalam 30 menit, melengkapi paket teknologi canggih ini. Secara keseluruhan, Samsung Galaxy Z TriFold bukan hanya tentang ukuran layar yang lebih besar, tetapi juga tentang pembuktian bahwa desain lipat yang rumit dapat dicapai tanpa mengorbankan durabilitas dan kinerja.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *