Business

PGN Ubah 40 Mobil Online Jadi Pengguna BBG

Published

on

Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus mendorong transisi energi bersih nasional dengan mengonversi 40 unit kendaraan transportasi online ke bahan bakar gas (BBG). Program ini bertujuan mengurangi emisi karbon dan menekan biaya operasional kendaraan.

PGN menggandeng anak perusahaannya, PT Gagas Energi Indonesia, serta Komunitas Mobil Gas (Komogas) untuk menjalankan program ini. Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menyatakan bahwa pemanfaatan BBG di sektor transportasi merupakan langkah konkret menuju target Net Zero Emissions pada 2060.

“Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan wacana. Kami mengambil peran nyata melalui program konversi BBG yang terbukti menurunkan emisi karbon secara signifikan dan siap diterapkan karena infrastrukturnya sudah tersedia,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (31/7).

Dalam program ini, PGN memasang converter kit pada kendaraan sehingga mesin beroperasi dengan sistem dual fuel—pengemudi bisa memakai BBG, BBM, atau keduanya secara bergantian. Fitur ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi bagi pengguna.

PGN telah mengonversi 30 kendaraan di Jakarta dan 10 kendaraan di Surabaya. Sejak 2023, PGN bersama Komogas sudah mengonversi total 187 unit kendaraan. Rinciannya, 80 unit melalui program CSR pada 2023, 67 unit pada 2024, dan 40 unit di tahun ini. Selain itu, anggota Komogas secara mandiri telah mengonversi 102 kendaraan.

Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa penggunaan BBG tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pengemudi transportasi online.

“Dengan menggunakan BBG, para pengemudi bisa menghemat biaya bahan bakar hingga 30 persen. Harga BBG saat ini hanya Rp4.500 per Liter Setara Premium (LSP), jauh lebih murah dibandingkan BBM,” jelas Santiaji.

Ia menambahkan bahwa BBG menjadi langkah strategis menuju sistem transportasi yang lebih efisien, hemat biaya, dan ramah lingkungan. PGN pun berkomitmen untuk terus memperluas program konversi ini ke berbagai kota lain di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version