Sports
Pertempuran Sengit di Kuala Lumpur, Delapan Wakil Indonesia Siap Taklukkan Babak Awal Malaysia Open 2026

Semarang (usmnews) – Dikutip dari iNews.id Gelaran bergengsi Malaysia Open 2026 resmi memanas pada hari ini, Rabu (6/1/2026). Sebagai salah satu turnamen pembuka tahun dengan level elit, kompetisi ini langsung menyuguhkan atmosfer ketat sejak babak-babak awal. Skuad Merah Putih menurunkan delapan wakil terbaiknya yang tersebar di berbagai sektor, dengan misi berat untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Pertandingan hari ini dijadwalkan mulai bergulir pada pukul 08.00 WIB, menjanjikan tontonan kelas dunia bagi para pecinta bulu tangkis Tanah Air.
Ujian Konsistensi Sektor Tunggal Putra
Sorotan utama tertuju pada sektor tunggal putra, di mana Jonatan Christie yang menempati unggulan keempat akan memulai kampanyenya. Jonatan akan menghadapi wakil Taiwan, Lee Chia-hao. Di atas kertas, peluang Jonatan untuk melaju cukup besar mengingat dominasinya dalam rekor head-to-head. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Jonatan sukses menyapu bersih kemenangan, sebuah modal psikologis yang sangat berharga untuk pertandingan hari ini.

Di sisi lain, tantangan lebih terjal menanti pebulu tangkis muda, Alwi Farhan. Ia harus berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit. Meskipun peringkat Lanier lebih diunggulkan, Alwi bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Statistik mencatat Alwi unggul tipis dengan dua kemenangan dari tiga pertemuan mereka, membuktikan bahwa ia memiliki strategi yang ampuh untuk meredam permainan pemain Prancis tersebut.
Duel Saudara dan Formasi Baru Ganda Putra
Drama tak terelakkan terjadi di sektor ganda putra dengan terciptanya “perang saudara” di babak awal. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani harus saling bunuh dengan kompatriotnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Situasi ini memberikan kepastian bahwa satu tiket babak selanjutnya sudah aman di tangan Indonesia, namun di sisi lain, Indonesia juga dipastikan kehilangan satu wakil potensial lebih dini.
Sementara itu, perhatian juga tertuju pada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Sebagai unggulan keenam, mereka akan meladeni tantangan ganda Taiwan, Fang Chih Lee/Fang Jen Lee. Laga ini akan menjadi ujian adaptasi, mengingat ini adalah pertemuan perdana kedua pasangan di ajang internasional, sehingga kemampuan membaca strategi lawan di lapangan akan menjadi kunci kemenangan.
Asa Sektor Putri dan Ganda Campuran

Dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani membawa aura positif jelang laganya melawan Manami Suizu dari Jepang. Kemenangan Putri atas lawan yang sama di Macau Open 2024 menjadi bekal kepercayaan diri yang krusial. Beralih ke ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan menghadapi duo India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela. Berbekal kemenangan di Australian Open 2025, pasangan yang akrab disapa Ana/Trias ini diharapkan mampu mengulang performa terbaiknya, meskipun calon lawan berat dari tuan rumah (unggulan kedua) sudah menanti di babak berikutnya jika mereka lolos.
Di sektor ganda campuran, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata akan menjadi pembuka jalan dengan melawan pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo. Publik tentu berharap tuah Malaysia Open kembali berpihak pada Indonesia, mengingat kenangan manis tahun 2023 saat Fajar Alfian (kala itu bersama Rian Ardianto) berhasil menyabet gelar juara di turnamen ini.
Ringkasan Jadwal Pertandingan Wakil Indonesia
Berikut adalah estimasi sebaran pertandingan wakil Indonesia hari ini:
- Lapangan 1: Perjuangan akan diawali oleh Febriana/Meilysa pada partai ke-5 melawan wakil India, disusul oleh laga panas Alwi Farhan melawan Alex Lanier di partai ke-10.
- Lapangan 2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan tampil di partai ke-5 menghadapi ganda Taiwan.
- Lapangan 3: Lapangan ini akan menjadi panggung tersibuk bagi wakil Indonesia. Dimulai dengan perang saudara Sabar/Reza vs Raymond/Nikolaus (partai ke-4), dilanjutkan Marwan/Aisyah (partai ke-8), Jonatan Christie (partai ke-9), dan ditutup oleh aksi Putri Kusuma Wardani (partai ke-10).







