Connect with us

Lifestyle

Sayur Tumis Vs Rebus: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

Published

on

Semarang (usmnews) – Banyak orang merasa sudah hidup sehat saat piringnya penuh sayur. Namun, cara mengolah sayuran sangat menentukan kualitas nutrisinya. Teknik memasak yang salah justru bisa membuat vitamin hilang. Jadi, metode mana yang lebih baik?

Merebus dan menumis adalah dua pilihan paling praktis di dapur. Keduanya memberikan dampak berbeda pada kandungan vitamin di dalam sayur. Memahami jenis vitamin dalam sayuran membantu kita memilih metode yang tepat.

Dilema Merebus: Rendah Kalori Namun Berisiko

Merebus sering menjadi pilihan utama pelaku diet. Metode ini tidak menggunakan minyak sehingga kalori makanan tetap rendah. Namun, air mendidih menyimpan risiko bagi nutrisi tertentu.

Vitamin yang larut dalam air sangat mudah rusak saat direbus. Contohnya adalah Vitamin B dan Vitamin C. Jika Anda merebus terlalu lama, nutrisi ini akan pindah ke air rebusan. Nutrisi tersebut akan hilang jika Anda membuang airnya. Solusinya, jangan merebus sayur terlalu lama. Pastikan tekstur sayur masih agak renyah saat diangkat.

Keunggulan Menumis: Serap Vitamin Lebih Baik

Menumis menawarkan manfaat yang berbeda. Cara ini menggunakan sedikit minyak panas dalam waktu singkat. Menariknya, minyak justru membantu penyerapan vitamin tertentu oleh tubuh.

Beberapa vitamin memerlukan lemak agar bisa terserap optimal. Vitamin tersebut meliputi Vitamin A, D, E, dan K. Contohnya, tubuh lebih mudah menyerap beta-karoten pada wortel jika ditumis dengan sedikit minyak. Teknik menumis juga menjaga warna dan tekstur sayur tetap segar. Hal ini menandakan enzim di dalamnya tidak hancur total.

Kesimpulan: Pilih Sesuai Jenis Sayurnya

Mana yang lebih sehat? Jawabannya tergantung pada jenis sayurannya. Untuk sayuran hijau seperti bayam, sebaiknya pilih metode kukus atau tumis sebentar. Hal ini bertujuan menjaga kadar Vitamin C agar tidak hilang.

Untuk sayuran seperti wortel atau tomat, menumis adalah pilihan bijak. Sedikit minyak sehat akan membantu tubuh mengambil nutrisi maksimal. Variasi teknik memasak adalah kunci pola makan yang sehat. Jangan terpaku pada satu metode saja agar asupan nutrisi Anda tetap seimbang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *