USM News

Warga Geger Temukan Pengendara Motor Tergeletak di Bawah Jembatan Layang Semarang

Published

on

Semarang (usmnews) – Warga sekitar kawasan pelabuhan mendadak gempar akibat sebuah musibah kecelakaan maut. Sebab, masyarakat setempat menyaksikan insiden tragis Pemotor Terjatuh di Flyover Tanjung Emas siang ini. Selain itu, korban pria setengah baya tersebut mengaliri area jalan raya memakai darah segar. Oleh karena itu, para saksi segera memanggil bantuan darurat guna menolong nyawa korban. Bahkan, warga sekitar tidak berani memindahkan tubuh korban yang sudah membeku di jalan. Akibatnya, kerumunan massa memenuhi area bawah jalan layang guna melihat kondisi memprihatinkan tersebut. Sementara itu, sepeda motor milik korban masih berdiri tegak di atas jembatan layang.

Selanjutnya, sebuah akun media sosial lokal mengunggah rekaman video singkat mengenai peristiwa kelam ini. Faktanya, video singkat tersebut langsung memicu perhatian luas puluhan ribu warganet Kota Semarang. Kemudian, warga setempat mengonfirmasi bahwa insiden Pemotor Terjatuh di Flyover Tanjung Emas sungguh terjadi. Oleh sebab itu, pihak kepolisian setempat langsung mendatangi lokasi kejadian guna menggelar penyelidikan awal. Kapolsek Semarang Utara Kompol Heri Sumiarso memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan musibah.

“Betul, tim medis membawa korban menuju Rumah Sakit Samsoe Hidayat secepatnya,” kata Heri.

Saksi Mata Mendengar Suara Keras Sebelum Pemotor Terjatuh di Flyover Tanjung Emas

Lebih lanjut, polisi mengidentifikasi identitas korban bernama Agus Triwibowo berusia lima puluh tiga tahun. Sebab, pria malang tersebut memiliki alamat rumah kawasan Bangetayu Kulon Kecamatan Genuk Semarang. Namun, para saksi mata mengaku tidak melihat secara langsung detik-detik korban melayang jatuh. Sebagai gantinya, warga sekitar hanya mendengar suara benturan benda keras menghentak permukaan tanah. Polisi menegaskan bahwa tidak ada warga yang menyaksikan momen penurunan korban dari jembatan.

“Saksi hanya mendengar seperti benda jatuh lalu melihat seseorang tergeletak pingsan,” ujarnya.

Warga Sekitar Takut Memindahkan Tubuh Pengendara Sepeda Motor dari Bawah Jembatan Layang Tanjung Emas

Di sisi lain, seorang saksi bernama Memet Sudarmanto menceritakan pengalamannya saat menemukan tubuh korban. Faktanya, pria yang bekerja sebagai mekanik bengkel truk ini baru menyelesaikan santap siang. Tiba-tiba, ia mendengar suara dentuman sangat keras berasal dari arah atas jalan layang. Oleh karena itu, ia langsung berjalan menyusuri sekitar lokasi guna mencari sumber suara tersebut. Akhirnya, ia merasa kaget saat mendapati seorang pria paruh baya sudah tidak bergerak lagi.

“Saya kira suara di depan, pas saya lihat bawah ternyata ada orang,” katanya.

Selanjutnya, Memet segera berteriak memanggil para pekerja lain untuk membantu penanganan darurat korban. Namun, warga sekitar sengaja tidak mengangkat tubuh korban demi mencegah cedera organ lebih parah. Sebab, korban sudah mengeluarkan darah kental dari bagian mulut serta area kepala belakang. Sebagai gantinya, mereka memilih menghubungi petugas ambulans agar segera mendatangkan tim medis profesional.

“Kami takut salah menangani malah berakibat fatal jadi langsung panggil ambulans,” ujarnya.

Dengan demikian, langkah cepat warga berhasil menyelamatkan nyawa korban dari potensi bahaya tambahan. Sementara itu, petugas kepolisian masih memeriksa kondisi kendaraan korban di atas jembatan layang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version