Tech
Peluncuran Itel A100: Ponsel Tangguh Sejutaan dengan Standar Militer dan Fitur Canggih

Semarang (usmnews) – Dikutip dari Tekno.kompas.com Dunia teknologi kembali diramaikan dengan inovasi terbaru dari Itel, salah satu merek smartphone yang berada di bawah payung grup Transsion. Merek ini secara resmi memperkenalkan perangkat terbarunya, Itel A100, di pasar India pada Senin, 9 Februari 2026. Ponsel ini hadir sebagai penerus langsung dari seri Itel A90 yang sebelumnya telah diluncurkan pada pertengahan tahun 2025. Sebagai suksesor, Itel A100 membawa sejumlah pembaruan signifikan yang membuatnya menonjol di kelas entry-level, terutama dengan tawaran harga yang sangat terjangkau di kisaran Rp 1 jutaan.
Ketahanan Fisik dan Fitur Konektivitas Unggulan

Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan Itel A100 adalah durabilitasnya. Ponsel ini telah mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H. Sertifikasi ini bukan sekadar label, melainkan jaminan bahwa perangkat telah lolos uji ketahanan ekstrem, termasuk resistensi terhadap guncangan, benturan akibat terjatuh, hingga keausan fisik akibat penggunaan harian yang intens. Dengan adanya sertifikasi ini, Itel A100 menjanjikan masa pakai yang lebih panjang dan ketangguhan fisik yang jarang ditemukan pada ponsel di segmen harganya.
Selain ketahanan fisik, Itel juga menyematkan inovasi teknologi bernama “Ultralink”. Fitur ini diklaim memungkinkan pengguna untuk tetap melakukan panggilan telepon secara gratis bahkan di area yang memiliki sinyal lemah atau tanpa sinyal sama sekali. Meskipun mekanisme teknis detailnya belum dijabarkan sepenuhnya oleh pihak Itel, fitur ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna yang sering berada di area dengan jangkauan jaringan terbatas.
Penyegaran Desain dan Layar Interaktif
Dari segi visual, Itel A100 membawa perubahan desain yang cukup mencolok dibandingkan pendahulunya. Jika Itel A90 sebelumnya mengadopsi modul kamera yang menyerupai iPhone 16 Pro, Itel A100 kini tampil lebih minimalis dengan modul kamera berbentuk kapsul yang mengingatkan pada desain OnePlus 15. Pilihan desain ini memberikan kesan yang lebih segar dan modern.
Beralih ke bagian muka, ponsel ini dibekali layar IPS seluas 6,6 inci dengan resolusi HD Plus dan refresh rate 90 Hz, yang menjamin pengalaman visual yang cukup mulus untuk kelasnya. Walaupun masih menggunakan desain poni waterdrop untuk kamera depan, Itel menyiasatinya dengan fitur perangkat lunak bernama “Dynamic Bar”. Fitur ini berfungsi mirip dengan Dynamic Island pada iPhone, di mana area sekitar kamera depan dapat menampilkan notifikasi, status baterai, dan peringatan lainnya secara interaktif tanpa mengganggu aplikasi yang sedang berjalan.
Spesifikasi Teknis dan Performa
Untuk urusan dapur pacu, Itel A100 ditenagai oleh chipset Unisoc T7100. Kinerja prosesor ini didukung oleh dua varian kombinasi memori, yaitu RAM 3 GB dengan penyimpanan 64 GB, serta RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB. Pengguna juga masih diberikan keleluasaan untuk menambah kapasitas penyimpanan melalui slot kartu microSD.
Pada sektor daya, ponsel ini menggendong baterai berkapasitas standar masa kini, yakni 5.000 mAh, yang didukung pengisian daya 10 watt. Sementara itu, dari sisi perangkat lunak, Itel A100 sudah menjalankan sistem operasi terbaru Android 15 (Go Edition). Penggunaan versi “Go Edition” ini sangat tepat untuk memastikan kinerja ponsel tetap ringan dan responsif meski dengan spesifikasi hardware yang hemat daya.
Sektor Kamera dan Harga
Sedikit berbeda dari tren peningkatan spesifikasi, sektor kamera belakang Itel A100 justru mengalami penyesuaian resolusi menjadi 8 MP, turun dari 13 MP yang ada pada seri A90. Namun, kamera depan 5 MP tetap tersedia untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Fitur keamanan seperti pemindai sidik jari yang menyatu dengan tombol daya (side-mounted) dan face unlock juga turut melengkapi ponsel ini, ditambah dengan fitur pelengkap seperti IR Blaster dan speaker DTS.

Itel A100 tersedia dalam tiga pilihan warna elegan: Silk Green, Pure Black, dan Titanium Gold. Di India, varian 3/64 GB dibanderol seharga 6.799 rupe (sekitar Rp 1,2 juta), sedangkan varian 4/64 GB dijual seharga 7.499 rupe (sekitar Rp 1,3 juta). Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah ponsel tangguh nan murah ini akan turut meramaikan pasar smartphone Indonesia, namun kehadirannya tentu sangat dinantikan oleh konsumen yang mencari perangkat awet dengan anggaran terbatas.







