Education

Peluang Kuliah di PTN: Universitas Terbuka Masih Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026 dengan Biaya Terjangkau

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com Universitas Terbuka (UT), sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menjadi pionir dalam sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia, saat ini tengah membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui informasi terbaru yang dirilis pada awal Januari 2026, UT menegaskan komitmennya untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkendala oleh batasan jarak maupun waktu. Bagi calon mahasiswa yang memiliki kesibukan bekerja atau keterbatasan mobilitas, UT menawarkan fleksibilitas penuh melalui sistem perkuliahan daring yang sudah sangat mapan.

Berdasarkan pengumuman resmi dari institusi tersebut, periode pendaftaran untuk mahasiswa baru jalur reguler atau non-Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) saat ini masih aktif dan tersedia. Meskipun pendaftaran jalur umum ini sudah dimulai sejak 1 Oktober 2025, para calon pendaftar masih memiliki waktu hingga 27 Januari 2026 untuk menyelesaikan proses administrasi mereka. UT, yang berstatus sebagai badan hukum publik otonom di bawah naungan pemerintah, dikenal luas karena kemampuannya memadukan kualitas pendidikan tinggi negeri dengan metode belajar jarak jauh yang inovatif.

Rincian Biaya Kuliah yang Ekonomis dan Variatif

Salah satu aspek yang paling menonjol dari Universitas Terbuka adalah struktur biaya pendidikannya yang sangat ramah kantong. Tidak seperti banyak perguruan tinggi lainnya, UT menerapkan sistem pembiayaan yang transparan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. Untuk tahun akademik 2026, rincian biaya kuliah per semester untuk program Diploma dan Sarjana di berbagai fakultas—seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)—ditetapkan sebagai berikut untuk layanan paket tanpa tutorial tatap muka:

1. Program Diploma: Mulai dari Rp 1,1 juta per semester.

2. Program Sarjana (S1) Umum: Mulai dari Rp 1,3 juta per semester.

3. Program Spesifik: Beberapa jurusan memiliki tarif khusus, misalnya S1 Perencanaan Wilayah dan Kota sebesar Rp 1,75 juta, S1 Sistem Informasi dan Perpajakan sebesar Rp 1,8 juta, serta S1 Pariwisata dan Sains Data sebesar Rp 1,9 juta per semester.

Selain itu, bagi calon mahasiswa yang mengambil program kependidikan seperti S1 PGSD atau S1 PGPAUD, biaya kuliah berkisar antara Rp 1,6 juta hingga Rp 2,4 juta, tergantung pada apakah mereka mengambil jalur reguler atau jalur preservice. UT juga menyediakan opsi pendaftaran melalui sistem non-paket, di mana mahasiswa dapat membayar biaya berdasarkan jumlah SKS yang diambil, dengan tarif yang sangat terjangkau yakni antara Rp 35.000 hingga Rp 85.000 per SKS.

Kemudahan Akses dan Persyaratan Pendaftaran

Proses pendaftaran di Universitas Terbuka dirancang agar tidak menyulitkan calon mahasiswa. Biaya admisi atau pendaftaran awal untuk jalur umum non-RPL hanya sebesar Rp 100.000. Namun, bagi mereka yang ingin melakukan alih kredit atau pengakuan terhadap masa studi dan pengalaman kerja sebelumnya (jalur RPL), terdapat biaya tambahan proses sebesar Rp 300.000.

Persyaratan utama yang harus disiapkan mencakup dokumen standar seperti ijazah terakhir, identitas diri, dan berkas pendukung lainnya yang diunggah secara digital. Keunggulan utama kuliah di UT adalah pengakuan ijazahnya yang setara dengan PTN konvensional lainnya, sehingga lulusannya memiliki daya saing yang kuat baik di sektor pemerintahan (CPNS) maupun sektor swasta. Dengan tenggat waktu yang semakin dekat di akhir Januari 2026, calon mahasiswa diharapkan segera memanfaatkan momentum ini untuk mengamankan kursi mereka di Universitas Terbuka.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version