Connect with us

Lifestyle

Mengupas Mitos dan Fakta: Bagaimana Pilates Memaksimalkan Postur dan Memberikan Ilusi Tubuh Lebih Tinggi

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Olahraga Pilates belakangan ini kembali menjadi sorotan utama di kalangan masyarakat yang peduli akan kebugaran. Dikenal luas karena fokusnya yang intens pada kekuatan otot inti (core strength) dan upaya perbaikan menyeluruh terhadap postur tubuh, Pilates kerap dikaitkan dengan klaim yang menarik: benarkah rutin melakukannya dapat membuat seseorang tampak atau bahkan menjadi lebih tinggi? Jawabannya terletak pada pemahaman yang lebih dalam mengenai anatomi dan mekanisme tubuh.

Secara medis dan ilmiah, perlu ditegaskan bahwa Pilates tidak memiliki kemampuan untuk memanjangkan tulang secara harikah. Tinggi badan maksimal seseorang telah ditentukan sejak lahir, dipengaruhi oleh faktor genetik dan aktivitas hormon pertumbuhan selama masa remaja. Begitu lempeng pertumbuhan pada tulang telah menutup, yang umumnya terjadi setelah masa pertumbuhan selesai, pertambahan panjang tulang tidak mungkin terjadi lagi. Oleh karena itu, bagi orang dewasa, Pilates tidak akan menambah sentimeter pada struktur tulang mereka.

Namun, efek “meninggikan” yang dirasakan oleh banyak praktisi Pilates adalah fenomena nyata yang bersumber dari perbaikan postur yang signifikan. Pilates bekerja dengan cara memperkuat otot-otot utama di sekitar inti tubuh dan tulang belakang. Penguatan ini memungkinkan tulang belakang berada pada posisi yang lebih lurus, tegak, dan selaras dengan bentuk alaminya yang ideal. Dengan kata lain, olahraga ini mengembalikan tinggi badan alami seseorang yang selama ini “tersembunyi” akibat kebiasaan postur yang buruk.

Coach Mindy dari Minna Pilates memperkuat pandangan ini, menyatakan bahwa kemampuan Pilates untuk “meninggikan badan” berasal dari upaya koreksi terhadap postur yang membungkuk (slouching). Dalam praktiknya, teknik Pilates menekankan prinsip menjaga tubuh tetap panjang, stabil, serta menarik otot perut ke dalam dan ke atas. Aktivasi otot inti yang konsisten inilah yang memaksa tubuh untuk berdiri dan bergerak lebih tegak, sesuai dengan temuan yang dilaporkan oleh Science Direct.

Data pendukung dari sebuah studi juga menunjukkan hasil yang meyakinkan. Penelitian yang melibatkan 48 wanita yang mengikuti latihan Pilates matwork selama 10 minggu melaporkan adanya peningkatan tinggi badan hingga 2,7 cm ketika mereka diukur dalam posisi berdiri ala Pilates. Peningkatan ini membuktikan bahwa tubuh mereka mampu mencapai bentuk berdiri yang paling optimal. Tak hanya itu, penelitian tersebut juga mencatat manfaat lain, seperti penurunan lingkar pinggang hingga 5,2 cm karena otot inti yang semakin aktif, serta perbaikan pada postur punggung yang ditandai dengan berkurangnya jarak interskapular hingga 14 mm.

Peningkatan tinggi yang dialami bukan karena tulang bertambah panjang, melainkan karena tubuh dipandu untuk berdiri dalam “versi terbaik” dirinya. Kebiasaan postur yang buruk, seperti punggung yang membungkuk, bahu yang maju ke depan, dan otot inti yang lemah, seringkali membuat seseorang terlihat lebih pendek beberapa sentimeter dari tinggi badan sebenarnya. Pilates berfungsi sebagai korektor alami, memulihkan kelengkungan ideal tulang belakang dan mengoptimalkan penampilan fisik, sehingga secara visual dan aktual, individu terlihat lebih tinggi, tegap, dan berkarisma.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *