Education
Mengupas Khasiat Kayu Manis Sebagai Obat Herbal Alami dan Aturan Konsumsinya
Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Selama berabad-abad, kayu manis telah menjadi primadona di rak bumbu dapur, memberikan aroma khas dan rasa hangat pada berbagai hidangan kue maupun minuman. Namun, di balik penggunaannya sebagai penyedap rasa, rempah yang diambil dari kulit kayu ini menyimpan potensi medis yang luar biasa. Kini, tren kesehatan kembali mengangkat pamor kayu manis, bukan sebagai taburan roti, melainkan dalam bentuk air rebusan yang diyakini sebagai obat herbal ampuh untuk mengatasi berbagai penyakit.
Secara ilmiah, kayu manis adalah gudang nutrisi mikro yang padat. Di dalamnya terkandung senyawa bioaktif seperti antioksidan, antibiotik alami, dan agen antiinflamasi. Mengutip data dari WebMD, rempah ini juga kaya akan mineral esensial seperti kalium, magnesium, dan kalsium. Kalium, misalnya, memegang peranan vital dalam menetralkan efek buruk natrium, sehingga membantu mengontrol tekanan darah dan menjaga ritme jantung serta fungsi saraf tetap optimal.
Keunggulan lainnya adalah profil kalorinya yang rendah. Satu sendok teh kayu manis hanya mengandung sekitar 6 kalori, namun tetap menyuplai serat, karbohidrat kompleks, dan kalsium. Ketika direbus, nutrisi-nutrisi ini larut ke dalam air, menciptakan tonik kesehatan yang mudah diserap oleh tubuh.
Lima Manfaat Utama bagi Kesehatan Tubuh
1.Pengendali Gula Darah Alami Bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mencegahnya, air rebusan kayu manis bisa menjadi sekutu yang tangguh. Minuman ini bekerja dengan cara memperlambat pemecahan karbohidrat di dalam usus, yang secara efektif mencegah lonjakan gula darah drastis setelah makan. Lebih jauh lagi, senyawa dalam kayu manis mampu meniru cara kerja insulin dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon tersebut, sehingga pengelolaan kadar gula darah menjadi jauh lebih efisien.
2.Melawan Peradangan Kronis Peradangan atau inflamasi adalah akar dari banyak penyakit serius, mulai dari diabetes, penyakit jantung, hingga kanker. Sifat antiinflamasi yang kuat dalam kayu manis membantu meredakan peradangan sistemik di dalam tubuh. Dengan mengonsumsinya secara rutin, kita membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih optimal dalam menangkal risiko penyakit jangka panjang.
3.Pelindung Fungsi Otak Seiring bertambahnya usia, penurunan fungsi kognitif menjadi kekhawatiran banyak orang. Menariknya, NDTV mencatat bahwa kayu manis memiliki potensi neuroprotektif. Kandungan aktifnya dipercaya mampu meningkatkan konsentrasi, mempertajam daya ingat, dan melindungi sel-sel otak dari penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
4.Sahabat Kesehatan Jantung Jantung sebagai organ vital juga mendapatkan manfaat besar dari rempah ini. Konsumsi air rebusan kayu manis dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) yang sering menjadi penyebab penyumbatan pembuluh darah. Dengan sirkulasi darah yang lebih lancar, beban kerja jantung pun menjadi lebih ringan.
5.Pendukung Program Diet Meski bukan pil ajaib, kayu manis dapat membantu proses penurunan berat badan dengan cara mengurangi penumpukan lemak, khususnya di area lingkar pinggang. Namun, perlu diingat bahwa manfaat ini akan maksimal jika dibarengi dengan pola makan seimbang dan olahraga teratur.
Waspada Dosis dan Efek Samping
Meskipun alami, prinsip “makin banyak makin baik” tidak berlaku untuk kayu manis. Konsumsi berlebihan, terutama pada jenis kayu manis Cassia, bisa berbahaya karena kandungan senyawa kumarin. Studi menunjukkan bahwa asupan kumarin yang tinggi dapat merusak fungsi hati, ginjal, hingga paru-paru.
Para ahli menyarankan batasan aman konsumsi harian berkisar antara 1/2 hingga 1 sendok teh (sekitar 2-4 gram), atau maksimal 6 gram menurut beberapa penelitian lain. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan air rebusan ini sebagai rutinitas harian.