Education
Menanti Pembukaan SPMB DKI Jakarta 2026: Mengacu pada Jadwal Tahun Lalu untuk Persiapan Dini
Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com Bagi para orangtua di DKI Jakarta yang berencana mendaftarkan putra-putrinya ke jenjang sekolah baru pada tahun 2026, memahami alur dan estimasi waktu pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) adalah langkah awal yang krusial. Meskipun saat ini masih berada di bulan Februari, persiapan dini sangat dianjurkan agar tidak ada tahapan penting yang terlewat, terutama mengingat proses ini melibatkan beberapa fase administratif yang ketat.
Secara umum, rangkaian kegiatan SPMB DKI Jakarta diawali dengan tahap prapendaftaran. Tahapan ini bersifat wajib bagi kategori calon murid tertentu, yakni mereka yang saat ini bersekolah di luar wilayah DKI Jakarta namun tercatat sebagai warga berdomisili di Jakarta, lulusan dari dua tahun sebelumnya, serta lulusan dari sekolah asing. Mengacu pada pelaksanaan tahun 2025 sebagai tolok ukur, proses prapendaftaran untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK biasanya digelar mulai pertengahan Mei, tepatnya sekitar tanggal 19 Mei hingga 12 Juni.
Setelah prapendaftaran, langkah vital berikutnya adalah pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga (KK). Jika jadwal tahun ini mengikuti pola yang sama dengan tahun 2025, maka orangtua dapat bersiap-siap mulai akhir Mei. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), pengajuan akun diprediksi akan dibuka mulai 26 Mei. Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menyusul pada 2 Juni, dan jenjang SMA serta SMK dimulai serentak pada 5 Juni.
Setelah memiliki akun yang terverifikasi, barulah calon siswa dapat memilih sekolah tujuan melalui berbagai jalur yang disediakan. Jalur-jalur ini memiliki jadwal spesifik yang berbeda-beda. Untuk jenjang SD, jalur afirmasi prioritas pertama (seperti anak tenaga kesehatan yang gugur akibat Covid-19 dan anak panti) serta jalur perpindahan tugas orangtua (mutasi) diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juni hingga awal Juli. Jalur zonasi atau domisili, yang biasanya paling banyak diminati, diprediksi dibuka sekitar 16-20 Juni.
Pola serupa juga berlaku untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK. Jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik, biasanya digelar lebih awal bersamaan dengan jalur afirmasi disabilitas, yakni sekitar tanggal 16-20 Juni. Sementara itu, jalur afirmasi prioritas kedua bagi pemegang KJP Plus, anak pengemudi JakLingko, dan penerima PIP diperkirakan berlangsung pada minggu keempat Juni. Bagi mereka yang belum lolos di tahap pertama, masih tersedia kesempatan melalui tahap kedua yang umumnya dilaksanakan pada awal Juli.
Tak hanya sekolah negeri, sekolah swasta di Jakarta juga memiliki agenda penerimaan siswa baru yang terintegrasi dalam sistem SPMB Bersama, dengan perkiraan jadwal pendaftaran tahap pertama pada 16-20 Juni. Dengan mengetahui estimasi jadwal ini, para orangtua diharapkan dapat mempersiapkan seluruh dokumen dan persyaratan yang diperlukan lebih awal, sehingga proses pendaftaran nantinya dapat berjalan lancar tanpa kendala administratif.