Business
Melesat Signifikan: Mengulas Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang yang Tembus 6,29%

Semarang (usmnews) – Dikutip dari bisnis.com, Kota Malang kembali membuktikan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi utama di Jawa Timur.
Memasuki awal tahun 2026, laporan mengenai capaian ekonomi pada Kuartal III/2025 menunjukkan angka yang sangat menggembirakan, yakni menyentuh level 6,29%. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan cerminan dari geliat aktivitas masyarakat dan kebijakan strategis yang tepat sasaran.
Sinergi Sektor Kreatif dan Pendidikan

Salah satu pilar utama yang mendorong pertumbuhan tinggi ini adalah sektor ekonomi kreatif dan pendidikan. Sebagai “Kota Pendidikan”, Malang mendapatkan keuntungan besar dari kembalinya aktivitas akademik secara penuh yang memicu perputaran uang di sektor akomodasi, kuliner, dan jasa. Lonjakan jumlah mahasiswa yang tinggal di Malang memberikan efek domino terhadap UMKM lokal yang kian inovatif dalam menawarkan produk dan jasanya.
Selain itu, sektor ekonomi digital di Malang terus menunjukkan tren positif. Banyaknya startup lokal dan komunitas kreatif yang tumbuh subur di wilayah ini menjadikan Malang sebagai ekosistem yang sehat bagi investasi teknologi.
Pertumbuhan 6,29% ini mencerminkan bahwa diversifikasi ekonomi di Kota Malang telah berhasil mengurangi ketergantungan pada satu sektor saja.
Faktor Pendorong Utama
Keberhasilan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor krusial yang saling berkaitan:
- Peningkatan Konsumsi Rumah Tangga: Daya beli masyarakat yang terjaga dan stabil menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi.
- Sektor Pariwisata yang Pulih: Event-event berskala nasional dan perbaikan infrastruktur wisata di sekitar Malang Raya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
- Investasi Infrastruktur: Proyek-proyek strategis dari pemerintah daerah yang mendukung konektivitas antarwilayah mempermudah distribusi barang dan jasa.
- Dukungan pada UMKM: Kebijakan pemerintah kota dalam memberikan akses permodalan dan pelatihan digital bagi pelaku usaha kecil terbukti efektif meningkatkan produktivitas.
Proyeksi di Tahun 2026
Capaian pada Kuartal III/2025 ini memberikan fondasi yang sangat kokoh bagi Kota Malang untuk menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026. Dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional, Kota Malang diprediksi akan terus menjadi magnet bagi para investor yang mencari peluang di wilayah luar Jakarta.
Pemerintah kota diharapkan dapat mempertahankan momentum ini dengan terus menjaga iklim investasi yang kondusif serta memastikan pertumbuhan ini berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
Secara keseluruhan, angka 6,29% adalah sebuah prestasi yang patut diapresiasi, sekaligus menjadi tantangan bagi pemangku kepentingan untuk menjaga konsistensi pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global yang tetap fluktuatif.







