Nasional

Masjid Istiqlal Terima Sapi Kurban Jumbo dari Presiden Prabowo hingga Gereja Katedral

Published

on

Semarang (usmnews) – Panitia kurban Masjid Istiqlal Jakarta menerima banyak donasi hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pihak panitia mengonfirmasi kehadiran hewan kurban dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, pengusaha, hingga pemuka agama lain.

Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan langsung kabar tersebut pada Rabu (27/5/2026). Pihak Masjid Istiqlal mencatat sumbangan rutin sebanyak 25 ekor sapi berukuran besar dari manajemen Hotel Borobudur setiap tahunnya.

Tidak hanya dari pelaku usaha, bentuk toleransi nyata juga datang dari tetangga terdekat, yakni pihak Gereja Katedral Jakarta. Pengelola rumah ibadah umat Katolik tersebut turut menyumbangkan satu ekor sapi berukuran besar untuk umat muslim.

Sapi Jumbo Milik Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah menyerahkan jatah hewan kurban mereka. Proses serah terima sepasang sapi berukuran raksasa tersebut sudah berlangsung sejak Selasa malam secara resmi.

Nasaruddin menjelaskan bahwa sapi milik Presiden Prabowo memiliki bobot fantastis mencapai 1,3 ton. Sementara itu, sapi kurban milik Wapres Gibran memiliki berat sekitar 1,2 ton.

Kedua sapi milik pemimpin negara tersebut memegang rekor ukuran terbesar dari total hewan kurban di Masjid Istiqlal saat ini. Tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan juga sudah menerbitkan sertifikat resmi yang menyatakan kedua sapi tersebut dalam kondisi sehat.

Proses Penyembelihan Mulai Esok Hari dan Sistem Distribusi

Hingga hari H Lebaran, Masjid Istiqlal total telah mengantongi sebanyak 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan 1 ekor domba. Pihak panitia sendiri masih membuka pintu penyerahan hewan kurban dari masyarakat sampai hari tasyrik mendatang.

Pihak pengelola menjadwalkan proses penyembelihan seluruh hewan kurban di Masjid Istiqlal mulai hari Kamis esok. Namun, Nasaruddin menegaskan bahwa pihak masjid tidak akan mengadakan skema pembagian daging kurban secara langsung di lokasi.

Langkah ini bertuan untuk menghindari aksi antrean panjang atau kerumunan massa yang berpotensi ricuh. Sebagai gantinya, panitia akan mendistribusikan daging kurban secara langsung berdasarkan data lembaga pemohon yang valid.

Alokasi paket daging kurban tersebut akan menyasar ke sejumlah masjid, musala, panti asuhan, majelis taklim, hingga pondok pesantren binaan Istiqlal. Sistem zonasi distribusi ini rutin berjalan setiap tahun agar pertanggungjawaban data penerima manfaat menjadi lebih transparan.

Baca Juga : Masuk Lubang 6 Meter, Sapi Kurban di Mojokerto Berhasil Selamat Setelah 3 Jam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version