Connect with us

Entertainment

Mark Ruffalo Kecam Berlinale 2026 yang Bungkam Soal Gaza

Published

on

Semarang (usmnews) – Dilansir dari detik.com Ratusan tokoh perfilman dunia meluncurkan sebuah surat terbuka. Tujuannya, mereka mengkritik keras Festival Film Internasional Berlin (Berlinale) 2026.

Faktanya, banyak aktor papan atas ikut serta. Misalnya, bintang Marvel Mark Ruffalo dan Javier Bardem. Selain itu, aktris legendaris Tilda Swinton juga bergabung. Akibatnya, mereka bersatu memprotes sikap festival tersebut. Terutama, memprotes sikap bungkam atas krisis di Gaza.

Sebelumnya, surat ini rilis di majalah Variety pada 17 Februari. Melalui publikasi itu, para sineas menuduh penyelenggara melakukan penyensoran. Akibatnya, mereka menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam. Sebab, Berlinale menunjukkan “keheningan institusional” terhadap dugaan genosida Palestina.

Bahkan, kelompok seniman ini menyoroti peran pemerintah Jerman. Menurut mereka, Jerman turut memfasilitasi eskalasi konflik tersebut. Selain itu, banyak nama besar Hollywood menandatangani petisi ini. Sebagai contoh, sutradara Adam McKay dan Mike Leigh ikut protes. Begitu pula, aktor Brian Cox dan Alia Shawkat menyuarakan kritik serupa.

[Baca Juga: Kemang Gempar: Kehadiran Lisa BLACKPINK untuk Syuting Film Picu Kemacetan dan Penjagaan Ketat]

Sebelumnya, penulis asal India, Arundhati Roy, menarik diri dari festival. Langkah ini merupakan protes terhadap pernyataan sutradara Wim Wenders. Dengan demikian, gelombang kritik ini menambah panjang polemik politik. Jelas, hal ini sangat membayangi kelancaran Berlinale tahun ini.

Menanggapi hal ini, Direktur Berlinale, Tricia Tuttle, mengeluarkan klarifikasi. Memang, ia berkomitmen membela kebebasan berbicara. Namun, Tuttle menegaskan satu hal penting. Kenyataannya, publik tidak seharusnya memaksa sineas memberikan komentar politik.

Namun demikian, para sineas tetap bersikukuh pada tuntutan awal. Oleh karena itu, mereka mendesak Berlinale memenuhi kewajiban moralnya. Pada akhirnya, para tokoh ini menuntut sikap tegas panitia. Festival harus menolak kejahatan perang di Palestina secara resmi. Selanjutnya, mereka harus mendukung hak hidup warga Gaza secara penuh.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *