Nasional
Mahakarya SBY Bernilai Fantastis: Lukisan Alam Terjual Rp 6,5 Miliar ke Tangan Taipan Papan Atas

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNNIndonesia.com Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang dari dunia seni dan budaya tanah air, khususnya yang melibatkan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dikenal luas memiliki kepiawaian dalam melukis pasca-masa jabatannya, SBY kembali menorehkan pencapaian luar biasa. Sebuah lukisan karya tangannya dikabarkan telah terjual dengan harga yang sangat fantastis, yakni mencapai angka Rp 6,5 miliar. Transaksi mencengangkan ini terjadi dalam sebuah acara lelang eksklusif yang dihadiri oleh kalangan elite dan kolektor seni kelas kakap.
Berdasarkan informasi yang beredar, pembeli dari lukisan bernilai miliaran rupiah tersebut bukanlah orang sembarangan. Sosok yang berani merogoh kocek dalam-dalam untuk membawa pulang karya seni tersebut disebut-sebut sebagai orang terkaya kedua di Indonesia. Meskipun identitas spesifiknya sering kali menjadi sorotan dalam daftar Forbes, langkah pembelian ini menegaskan apresiasi tinggi kalangan konglomerat terhadap karya seni lokal, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi SBY dalam dunia seni lukis. Pembelian ini tidak hanya dilihat sebagai transaksi bisnis, melainkan juga sebagai bentuk investasi budaya dan filantropi, mengingat hasil penjualan lukisan SBY sering kali dialokasikan untuk kegiatan sosial atau pengembangan partai.

Lukisan yang terjual seharga Rp 6,5 miliar tersebut diyakini masih mengusung ciri khas artistik SBY, yakni aliran realisme naturalis yang kental dengan nuansa ketenangan. SBY memang dikenal gemar memvisualisasikan keindahan alam Indonesia, seperti deburan ombak di lautan luas, pegunungan yang berdiri kokoh di balik kabut, atau suasana pedesaan yang asri. Tema-tema ini bukan sekadar gambar, melainkan refleksi dari kontemplasi dan ketenangan jiwa sang mantan presiden dalam menikmati masa pensiunnya. Bagi sang pembeli, memiliki lukisan ini tentu memberikan kebanggaan tersendiri, karena selain nilai estetikanya, terdapat nilai historis yang melekat kuat karena diciptakan oleh seorang negarawan.

Momentum penjualan ini sekaligus menepis anggapan bahwa hobi melukis SBY hanyalah kegiatan pengisi waktu luang semata. Angka Rp 6,5 miliar menjadi bukti validasi pasar seni terhadap kualitas goresan kuas SBY yang semakin matang. Hal ini juga memperlihatkan bahwa karya seni dari tokoh bangsa memiliki tempat tersendiri di hati para kolektor, di mana nilai sebuah lukisan tidak hanya diukur dari teknik, tetapi juga dari narasi dan sosok di balik kanvas tersebut. Transaksi ini diprediksi akan semakin menggairahkan pasar seni rupa Indonesia dan memotivasi lebih banyak tokoh publik untuk mengekspresikan diri melalui jalur kesenian.






